Jadi Poros Maritim Dunia, Laut Jangan Lagi Dipunggungi

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 14 Aug 2015 13:33 WIB
kemaritiman
Jadi Poros Maritim Dunia, Laut Jangan Lagi Dipunggungi
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa Indonesia sudah tidak boleh lagi memunggungi samudera dan laut. Sebab, laut Indonesia yang terbentang begitu luas memiliki potensi ekonomi, potensi pertahanan, dan potensi persatuan. Indonesia harus menunjukkan sebagai bangsa maritim sebagai upaya untuk menjadi poros maritim dunia.

"Lingkungan laut yang kini terancam oleh perubahan iklim perlu kita selamatkan," ungkap Jokowi, saat membacakan Pidato Kenegaraan di hadapan Sidang Bersama DPR-DPD, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Tak hanya itu, Jokowi menegaskan, Indonesia harus juga melindungi laut Indonesia dari ancaman keamanan seperti pencurian ikan dan penjarahan sumber daya laut. Bahkan, kapal-kapal yang tertangkap harus menghadapi ketegasan, termasuk ditenggelamkan.

"Hukum internasional juga menentang pencurian ikan dan penjarahan sumber daya laut," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi menambahkan, salah satu agenda dirinya yang terpenting dalam hal ini adalah mewujudkan tol laut. Tol laut yang menjadi bagian dari infrastruktur maritim akan dilengkapi dengan galangan-galangan kapal yang produktif.

"Insya Allah, kebijakan ini akan mendorong peningkatan ekonomi maritim yang berkesinambungan, kelestarian laut, dan tata ruang laut yang baik," ujar Jokowi.

Seiring dengan itu, masih kata Jokowi, Indonesia juga harus terus menggali lagi budaya maritim dan identitas maritim bangsa Indonesia. Indonesia harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa maritim. Bangsa yang menjaga dan mendayagunakan lautnya dengan penuh kesungguhan.

"Itulah bagian awal dari upaya kita untuk menjadi poros maritim dunia. Poros maritim yang tidak saha digagas untuk menciptakan ketahanan nasional tapi juga ketahanan regional dan global. Strategi inilah yang tengah digodok dan akan dituangkan menjadi kebijakan kelautan nasional Indonesia," pungkas Jokowi.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA