Jokowi Ingatkan untuk Transaksi Wajib Pakai Rupiah

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 14 Aug 2015 14:12 WIB
rupiah melemah
Jokowi Ingatkan untuk Transaksi Wajib Pakai Rupiah
Ilustrasi. FOTO: AFP/ADEK BERRY

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo kembali menegaskan kewajiban penggunaan rupiah untuk bertransaksi di dalam negeri. Ini dilakukan guna mendorong penguatan ekonomi nasional melalui transformasi fundamental.

"Langkah ini untuk menunjukkan bahwa kita adalah negara berdaulat," tegas Jokowi, saat membacakan Pidato Kenegaraan di hadapan sidang bersama DPR-DPD dalam rangka peringatan HUT RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Menurut dia, transformasi ekonomi juga memerlukan topangan yang kuat dari bidang-bidang lain seperti politik luar negeri, pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, dan penghargaan pada hak azasi manusia.

"Tanpa sinergi bidang-bidang tersebut, tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara tidak akan kokoh," jelas dia.

Seperti digariskan dalam UUD 1945, lanjut Jokowi, prinsip dasar politik luar negeri kita adalah bebas aktif. Prinsip ini menuntut Indonesia menentukan kebijakan politik luar negeri secara bebas, mandiri, dan tanpa beban aliansi.

"Indonesia ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," pungkasnya.


(AHL)