Pemda DKI Gagal Penuhi Hak Pejalan Kaki

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 14 Aug 2015 14:55 WIB
trotoar
Pemda DKI Gagal Penuhi Hak Pejalan Kaki
Pengendara Sepeda Motor berusaha mengangkat Motornya melewati trotoar karena terjebak macet. (Foto: Antara/Ujang Zaelani)


Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Daerah DKI Jakarta dianggap gagal memenuhi hak pejalan kaki. Pasalnya, sejumlah fasilitas pejalan kaki, seperti trotoar dan jembatan penyeberangan orang, masih jauh dari kata memadai.
 
"DKI gagal membangun trotoar dan Pemda DKI tidak melakukan pembangunan yang baik untuk memfasilitasi pejalan kaki, pesepeda maupun angkutan umum massalnya," kata Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Ahmad Syafrudin kepada Metrotvnews.com di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2015).
 
Syafrudin mengemukakan, jumlah panjang jalan di DKI tak seimbang dengan jumlah trotoar yang ada. Apalagi, sambung dia, tak semua trotoar dalam keadaan baik.
 
"Jumlah total panjang jalan Jakarta sekitar 7.000 kilometer, dari riset kami, panjang trotoar di DKI Jakarta masih di bawah angka 10 persen. Itu pun tak semua dalam keadaan baik," ujarnya.
 
Dirinya mengaku, sejak membangun koalisi pada 20 Juni 2011 sudah berusaha memperjuangkan hak-hak pejalan kaki. Seperti, melakukan sejumlah aksi serta penelitian.
 
"Tapi kami lebih banyak main di riset. Saya pikir riset jauh lebih berguna dengan data yang ada untuk dipakai oleh pemerintah daerah buat kebijakan baru," tegas dia.
 
Kata Syafrudin, tujuannya dibangun koalisi ini sederhana. Mereka berjuang untuk mengembalikan kembali hak pejalan kaki yang selama ini tanpa disadari sudah dirampas oleh segelintir oknum.
 
"Mengembalikan apa yang sudah seharusnya diterima setiap masyarakat. Selama ini masyarakat mungkin diam saja dan tak tahu harus berbuat apa. Makanya koalisi ini ada," katanya.


(FZN)