Sensasi Horor Petak Umpet di Rumah Hantu Jepang

Putu Radar Bahurekso    •    Sabtu, 15 Aug 2015 16:49 WIB
Sensasi Horor Petak Umpet di Rumah Hantu Jepang
Rumah Hantu WakuWaku.(foto:Radar Bahurekso)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak bisa dipungkiri lagi bahwa Jepang adalah salah satu negara dengan budaya populer paling terkenal. Keunikan khas Jepang menjadi daya tarik dan pembeda dari budaya populer lainnya, sehingga kita mengenal produk budaya asal Jepang dengan akronim “J” didepannya. Sebut saja J-Rock, J-Pop, J-Style, dan masih banyak lainnya.

Jepang juga adalah negara yang kaya akan budaya dan ceritanya, dan salah satunya yang terkenal adalah cerita horror. Negeri Sakura ini memiliki banyak cerita horror yang terkenal  beberapa diantaranya adalah Hanako, Sadako, Kappa, dan lain-lain.

Dengan banyaknya cerita ataupun mitos mengenai makhluk halus di Jepang, WakuWaku membawa sebuah wahana Rumah Hantu ke Jakarta tepatnya di Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Rumah Hantu sangat disukai karena ini merupakan bagian dari masyarakat Jepang untuk bisa melupakan panasnya musim panas,” ucap Akino, Head of Programming WAKUWAKU Japan.

Selain itu produser, Rumah Hantu WAKUWAKU, Josuke Arai, juga mengatakan dalam setiap festival musim panas di Jepang akan selalu ditampilkan wahana rumah hantu seperti yang kini ada di Jakarta. Para hantu dan cerita rumah hantu di sini sangat kental dengan nuansa Jepang.

Selain itu, yang menjadikan rumah hantu begitu terkenal di Jepang adalah karena ciri khasnya. Adanya plot cerita, penokohan, pembentukan karakter, sehingga setiap rumah hantu akan memiliki sensasi yang berbeda.

“Salah satu yang menjadi pembeda dari rumah hantu khas Jepang adalah setiap pengunjung akan dilibatkan kedalam plot cerita dalam Rumah Hantu,” ucap Josuke Arai.

Pembuatan Rumah Hantu khas Jepang oleh WAKUWAKU Japan di Mall of Indonesia menjadi salah satu cara untuk lebih memperluas kisah horror Jepang. Ini adalah kali pertama Rumah Hantu WakuWaku dibuat di luar Jepang. "Kita buka rumah hantu ini di Indonesia karena kebudayaan Jepang cukup dikenal di Indonesia dan orang-orang Indonesia juga bisa relate dengan hal-hal seperti ini," ucapnya.

Konsep cerita arwah petak umpet

Diceritakan bahwa Suzu tengah bermain petak umpet, ia bersembunyi di dalam koper. Namun saat ia bersembunyi, kopernya terjatuh dari tangga sehingga Suzu mengalami luka-luka dan patah tulang dan Suzu kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di dalam koper. Arwah Suzu yang penasaran ingin melakukan pembalasan dendam, dan Anda akan ditantang dengan mencoba “menyelamatkan diri” dari balas dendam Suzu saat masuk kedalam rumah hantu ini.

“Konsep petak umpet dipilih karena memang ada cerita horror tentang permainan tersebut dan di Indonesia sendiri juga permainan petak umpet juga sangat populer,” ucap Josuke Arai.

“Cerita rumah hantu ini kita garap sendiri berdasarkan pengalaman dan cerita yang kita dengar sejak kecil. Kita tidak mengambil dari satu cerita rakyat atau legenda tertentu,” tambahnya.

Para pengunjung ditantang untuk bisa merasakan sensasi nyata dari hiburan horror Jepang melalui rumah hantu ini khususnya ditantang untuk menahan rasa takut dari arwah Suzu yang ingin balas dendam.

“Persiapan rumah hantu ini dari pembangunan awal ada sekitar 10 hari, dan para actor yang memerankan hantunya berlatih selama 3 hari. Mereka mampu memerankan karakter hantu dengan cukup baik, mungkin itu karena orang Indonesia juga bisa mengerti dengan baik tentang cerita horror,” ucap Josuke Arai.

Rumah hantu dengan konsep petak umpet ini pernah dibuat di Jepang juga pada tahun 2014 yang diproduseri oleh Hirofumi Gumi dan berhasil menyedot perhatian sekitar 40.000 pengunjung. Rumah Hantu produksi WakuWaku ini telah dibuka untuk umum di Mall of Indonesia mulai 15 Agustus hingga 23 Agustus 2015.
(LOV)