Nikahi Warga Asing, Kultur Lokal Terancam

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 15 Aug 2015 18:11 WIB
kebudayaan
Nikahi Warga Asing, Kultur Lokal Terancam
Eva Reinhard. Foto: MTVN/Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Menikah dengan warga asing bagi sebagian orang akan menjadi kebanggaan tersendiri. Akan tetapi, di balik kebanggaan itu terdapat ancaman nyata yang tak terlihat, yakni terancamnya kultur lokal.

Eva Reinhard, warga Indonesia yang menikah dengan warga Jerman dan menetap di sana, menuturkan memiliki kenalan yang menikah dengan orang asing. Ia menyayangkan orang tersebut tak memilih bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan keluarganya.

Sang suami, katanya, yang merupakan warga asal Perancis memakai bahasa Inggris dan tak bisa fasih berbahasa Perancis. Sementara, sang istri yang asal Indonesia juga lebih memilih berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

"Sebagai warga asing dia bagus, namun sebagai warga yang berasal dari Indonesia itu tidak bagus," kata Eva di sela forum Konferensi Keturunan Jawa dan Budaya Jawa Sedunia, di Hotel New Saphir, Yogyakarta, Sabtu (15/8/2015).

Menurutnya, pilihan seperti itu akan menimbulkan dampak psikis yang negatif bagi keturunannya. Misalnya, tanpa mengarahkan dan mengenalkan dengan kultur asalnya akan mengakibatkan ketidakjelasan jati diri anaknya. "Ini hal-hal yang kecil tapi tidak bisa dicari dengan duit," katanya.

Ia menyarankan agar masyarakat Indonesia yang menikah dengan warga asing tak meninggalkan kultur lokal. Hal itu sebagaimana yang ia lakukan dengan keluarganya yang berdomisili di Jerman.

"Walaupun saya tinggal di Jerman, kalau saya dibilang kampungan, ya ini saya. Saya bangga dengan orang kampung," ucap perempuan asal Secang, Magelang, Jawa Tengah ini.


(UWA)

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

1 hour Ago

Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai salah satu orang yang menerima …

BERITA LAINNYA