Keluarga Besar KBS Berduka Atas Kematian Shasasi

Amaluddin    •    Sabtu, 15 Aug 2015 20:19 WIB
pariwisata daerah
Keluarga Besar KBS Berduka Atas Kematian Shasasi
Perawat memberi buah ke Shasasi saat masih hidup, di dalam kandang perawatan Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/4). Foto: Antara/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Surabaya: Keluarga besar Kebun Binatang Surabaya (KBS) merasa terpukul dengan tewasnya seekor simpanse betina bernama Shasasi yang ditemukan mati di kandangnya di KBS, Jawa Timur, Jumat, 14 Agustus, sekira pukul 08.50 WIB.

Duka tak bisa dibendung karena mereka sudah berkumpul, merawat, dan bermain dengan Shasasi sejak 19 tahun silam.

"Kami (Keluarga Besar KBS) merasa kehilangan," kata Staf Komunikasi Komunikasi KBS, Ryan Adi Djauhari, saat dihubungi, Sabtu (15/8/2015).

Ryan menceritakan, Shasasi merupakan satwa sumbangan yang didatangkan dari Kebun Binatang Singapura untuk dikoleksi di KBS.

Tanggal 18 Juli 1996 merupakan hari pertama Shasasi tiba di air Indonesia. Satwa betina jenis simpanse itu diperkirakan berumur 16-17 tahun. Dia lahir dari alam liar Afrika sebelum disumbangkan ke KBS.

Shasasi datang bersama pasangannya, Jono. Jono saat itu berusia sekitar 10 Tahun. Pada perkembangannya, Shasa dan Jono tak terpisahkan.

"Namun, Jono mati pada 21 Mei 2014 karena pneumonia. Kematian Jono menjadi pukulan terberat bagi Shasa. Ini terlihat dari perilakunya," ujarnya.

Sejak kematian Jono, KBS berencana mendatangkan Idi, pejantan yang juga didatangkan dari Kebun Binatang Singapura. "Namun, Shasasi keburu mati," ujarnya.

Sementara itu, pejabat sementara Direktur Utama PDTS KBS, Aschta Tajudin, menyatakan Shasa telah bersama keluarga KBS dengan penuh kebahagiaan.

"Terima kasih Shasa telah memberi kesempatan kami mengenal dan merawatmu. Shasa tutup usia pada usia 36 tahun," pungkas Aschta.


(UWA)

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

1 hour Ago

Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai salah satu orang yang menerima …

BERITA LAINNYA