Tips Safety Driving

Penting! Lakukan Inspeksi Kendaraan Pra Perjalanan

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 17 Aug 2015 09:17 WIB
tips mobil
Penting! Lakukan Inspeksi Kendaraan Pra Perjalanan
Lakukan inspeksi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Inspectmyride

Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi kendaraaan yang baik dan prima sangat diperlukan, untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara. Seorang pengemudi diharuskan melakukan inspeksi pra perjalanan melalui pedoman pengecekan, body, air, kelistrikan, oli, dan karet-karet yang disingkat jadi Cek Balok, agar mengetahui kondisi terakhir kendaraannya.

Menurut Boy Falatehansyah, Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), pengecekan pra perjalanan melalui pedoman Balok ini wajib dilakukan setiap hari dan minimal seminggu sekali.

"Lakukan pengecekan body seperti bemper dan spoiler untuk mengetahui  apakah ada bagian yang longgar. Ini  dimaksudkan untuk mengantisipasi bemper terlepas pada saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak menganggu aerodinamika mobil. Pengecekan body dapat dimulai dari spion kanan dan berhenti di spion kanan lagi, supaya sistematis dan tidak ada yang terlewat," saran Boy.

Air, urutan pengecekan kedua ini berhubungan untuk semua komponen mobil yang menggunakan air, seperti air radiator, air aki, termasuk air wiper. Lakukan pengisian sesuai dengan level yang telah ditentukan apabila kurang.

Listrik, pengecekan dilakukan untuk semua komponen yang berhubungan dengan kelistrikan pada mobil, seperti sambungan kepala aki, soket dan sikring. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada yang terlepas atau kendur akibat guncangan karena pemakaiann harian.

Oli, ini sangat penting untuk semua komponen mobil yang menggunakan oli, seperti pengecekan oli mesin, oli rem dan oli power steering. Ganti oli berdasarkan jarak tempuh kilometer, dan tambahkan sesuai dengan level yang telah ditentukan apabila kurang.

Karet-karet, ini urutan terkahir pengecekan dari pedoman Balok. Periksa semua komponen yang terbuat dari karet seperti, fan belt, karet wiper, dan ban.

“Usia komponen yang terbuat dari karet biasanya paling lama empat tahun, tetapi disaranakan periksa dan sesuaikan dengan pemakaian, apabila sudah ada yang rusak sebelum waktunya lebih baik diganti biar aman,” jelas Boy.




(UDA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA