Mensos: Generasi Muda Kurang Peduli dengan Keberadaan Museum

Damar Iradat    •    Minggu, 16 Aug 2015 15:24 WIB
museum
Mensos: Generasi Muda Kurang Peduli dengan Keberadaan Museum
Mensos Khofifah Indar Parawansa/MI/Barry Fathahilah

Metrotvnews.com, Bogor: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyinggung generasi muda yang masih kurang peduli dengan keberadaan museum atau tempat bersejarah di Indonesia. Padahal, dari sana banyak pelajaran yang bisa dipetik.

Singgungan tersebut dilontarkan saat Khofifah mengunjungi Museum Pembela Tana Air (Peta) di Jalan Sudirman, Bogor, Jawa Barat. Khofifah bahkan merekomendasikan kepada dinas terkait di Kota Bogor untuk mewajibkan siswa mendatangi museum Peta.

"Rekomendasi kami, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bogor ahar mewajibkan seluruh pemuda dan siswa-siswi wajib lihat Museum Peta ini," kata Khofifah, Minggu (16/8/2015).

"Kemarin kami juga sudah mengkordinasikan dengan Dinas Pendidikan Jakarta, mengajak siswa-siswi dari international school untuk melakukan wisata sejarah. Karena mereka bilang tidak cukup hanya hunting-hunting (informasi) dari internet," lanjut dia.

Selain itu, Khofifah menyampaikan jika mahasiswa yang kerap ditemuinya banyak yang belum pernah berpikir akan menziarahi salah satu tempat bersejarah, Taman Makam Pahlawan Kalibata. "Padahal, di sana kita punya ruang yang representatif, theatre room," paparnya.

Cara-cara ini kata Khofifah sebetulnya cara mendekatkan dari seluruh warga bangsa terhadap seluruh perjuangan yang dilakukan oleh seluruh pembela tanah air. Karena, kemerdekaan juga perlu dibangun dengan komitmen seluruh elemen bangsa.

"Apakah itu perintis kemerdekaan, pahlawan nasional yang telah memerdekakan bangsa kita dan kemerdekaan patut dikenang. Dan ini perlu dibangun dengan komitmen oleh seluruh elemen bangsa," lanjut dia.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto juga menyampaikan keluhan yang sama. Anak muda dinilai belum menaruh perhatian lebih kepada museum.

"Hari ini anak-anak muda kalau mau berkenalan, terinspirasi dengan pejuang datang kemana? Karena perhatian kita sendiri kepada museum masih sangat kurang," jelas Bima.


(OJE)