Polres Pamekasan Bakar Sisa Atribut Palu Arit

Agus Josiandi    •    Minggu, 16 Aug 2015 15:25 WIB
karnaval budaya
Polres Pamekasan Bakar Sisa Atribut Palu Arit
Polisi membakar sisa atribut palu arit. Foto: MTVN/Josiandi

Metrotvnews.com, Pamekasan: Polres Pamekasan membakar seluruh atribut berlambang palu arit yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Bersama dengan forum pimpinan daerah, pembakaran dilakukan di depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Atribut yang dibakar merupakan sisa atribut yang berhasil disita Polres Pamekasan dari peserta karnaval. Sebagian juga sempat dimusnahkan Kodim setempat. Atribut yang dimusnahkan bergambar tokoh PKI dan bendera PKI warna merah yang di dalamnya terdapat simbol palu dan arit.

"Kita musnahkan untuk menghindari adanya salah persepsi atau digunakan pihak-pihak lain yang ingin mengacaukan situasi keamanan di Pamekasan," terang  Kapolres Pamekasan, AKBP Sugeng Muntaha, Minggu (16/8/2015).

Namun demikian, kata Sugeng, pihaknya tetap menyisakan beberapa atribut sebagai barang bukti selama proses penyelidikan.

Akan tetapi, Kapolres mengatakan, dari barang bukti dan hasil pemeriksaan yang ada, pihaknya belum menemukan indikasi pelanggaran hukum, indikasi kesengajaan, maupun unsur politis.

"Kalau hasil penyelidikan belum ada bukti pelanggaran hukum. Kita tidak akan tingkatkan ke penyidikan," sambung mantan analis kebijakan Polda Jatim tersebut.

Sebelumnya, Polres Pamekasa sudah memanggil sekretaris Daerah Pamekasan, panitia karnaval, serta peserta yang membawa atribut PKI tersebut. Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan, kelalaian, maupun pembiaran.

Sebelumnya, karnaval budaya yang digelar pemerintah Kabupaten Pamekasan pada Sabtu, 15 Agustus, diwarnai dengan arak-arakan peserta yang membawa atribut palu arit yang identik dengan PKI.

Tampak sejumlah peserta berpakaian serba putih dengan selempang bertuliskan "Anggota PKI", serta sebagian lagi membawa bendera yang bertuliskan simbol komunis dan tokoh-tokoh PKI.


(UWA)