Ketua HDCI Jelaskan Mengapa Konvoi Harley-Davidson Melanggar Lampu Lalu Lintas

Meilikhah    •    Minggu, 16 Aug 2015 19:04 WIB
pelanggaran lalu lintas
Ketua HDCI Jelaskan Mengapa Konvoi Harley-Davidson Melanggar Lampu Lalu Lintas
Aksi Elanto mencegat rombongan motor gede. (Facebook.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna memberikan penjelasan mengapa konvoi motor gede yang terjadi di simpang empat Gedongkuning, Yogyakarta, diizinkan menerobos lampu lalu lintas.

Menurutnya, wajar jika konvoi yang diikuti ribuan biker itu melakukan sejumlah pelanggaran lalu lintas lantaran tengah mengejar waktu event yang diikuti oleh biker motor gede (moge) seluruh Indonesia.

"Ini kan ada event jam 3 akan ada bakti sosial, upacara bendera bersama di Prambanan. Bisa dibayangkan 4.000 motor tak diprioritaskan mungkin jam 5 jam 6 baru sampai, upacara tak sesuai waktunya," kata Nanan, dalam dialog Primetime News Metro TV, Minggu (16/8/2015).

Saat disambungkan dengan aktivis sepeda, Elanto Wijoyono, bahwa yang ditunjukan biker adalah sikap arogan karena mendapat pengamanan khusus dari patwal, Nanan tak sependapat. Mantan Wakapolri itu berpendapat justru konvoi ini adalah bentuk nasionalisme pengguna moge yang hendak melaksanakan upacara bendera di Candi Prambanan.

Dia pun menyangkal bahwa anggotanya melakukan pelanggaran. Menurutnya, jika biker memaksakan berhenti di persimpangan lampu lalu lintas akan menimbulkan gangguan lain di persimpangan lampu lalu lintas sebelumnya. Inilah kata dia, bentuk prioritas petugas patwal yang mendahulukan konvoi moge dibandingkan harus berhenti saat lampu menyala merah.

"Kalau distop (petugas patwal) pun kami nurut. Tapi kalau ribuan motor ini distop kalau akan mengganggu lampu sebelumnya. Memang lampu merah bisa dihijaukan tapi itu kan di bawah Kemenhub makanya ada polisi mengambil alih pengaturan lampu merah," jelas Nanan. 


(MEL)