Donald Trump Paparkan Strategi Mengalahkan ISIS

Willy Haryono    •    Senin, 17 Aug 2015 10:08 WIB
pemilu as
Donald Trump Paparkan Strategi Mengalahkan ISIS
Capres AS Donald Trump dalam acara Partai Republik di Michigan, AS, 11 Agustus 2015. (Foto: AFP / BILL PUGLIANO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

Metrotvnews.com, Iowa: Kelompok militan Islamic State (ISIS) menjadi salah satu topik yang disinggung Donald Trump dalam sebuah wawancara di program Meet The Press saluran televisi NBC, Minggu (16/8/2015). 

Trump mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Barack Obama terkait Timur Tengah sekaligus menyebutkan beberapa poin penting dalam upaya mengalahkan ISIS. 

"Selama bertahun-tahun saya sudah bilang, 'jangan pergi ke Irak.' Mereka tetap pergi ke Irak. Mereka menggoyang kestabilan Timur Tengah. Itu adalah kesalahan besar," tutur Trump, seperti dikutip Associated Press

"Kekayaan mereka (ISIS) harus diambil. Pergi ke sana dan rebut (ladang) minyaknya. Kita harus mengambil merebut minyak, karena itu hal pertama yang seharusnya dilakukan," sambung dia. 

Saat pembawa acara wawancara Chuck Todd mengatakan ide Trump tersebut membutuhkan banyak tentara darat, Trump membalas: "Memang begitu," dengan menjelaskan dirinya akan menggunakan sejumlah dana dari ladang minyak yang telah direbut untuk "mengurus (pembiayaan) tentara."

Tidak hanya ISIS, Trump juga menuturkan pendapatnya mengenai hubungan AS dengan Arab Saudi. Trump menilai Saudi harus berterima kasih atas dukungan kuat Negeri Paman Sam. 

"Arab Saudi menghasilan satu miliar dolar dalam sehari. Jika bukan karena kita, mereka tidak akan ada. Mereka harus membayar kita," kata miliuner itu. 

Saat ini Trump berusaha menjadi kandidat utama Partai Republik. Meski bukan politisi, popularitas pengusaha sukses ini mengalahkan capres Republik dalam beberapa survei. 


(WIL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

5 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA