Korsel dan AS Simulasikan Perang Melawan Korut

Willy Haryono    •    Senin, 17 Aug 2015 10:48 WIB
perang korea
Korsel dan AS Simulasikan Perang Melawan Korut
Prajurit Korsel dan AS berlatih bersama di Pocheon, Korsel, 25 Maret 2015. (Foto: AFP / JUNG YEON-JE)

Metrotvnews.com, Seoul: Puluhan ribu prajurit Korea Selatan dan Amerika Serikat berpartisipasi dalam latihan militer gabungan berskala besar di Semenanjung Korea, Senin (17/8/2015). 

Kedua negara melakukan simulasi perang jika sewaktu-waktu Korea Utara menyerang tetangganya dengan kekuatan penuh. 

Latihan gabungan bertajuk Ulchi Freedom, yang berlangsung hingga 28 Agustus, sebagian besar dijalankan melalui simulasi komputer. Meski begitu, 50 ribu tentara Korsel dan AS tetap berada di dalamnya. 

Korsel dan AS bersikukuh latihan ini semata untuk melindungi diri, jika suatu saat Korut melancarkan invasi berskala penuh. 

Pyongyang menilai Ulchi Freedom, dan juga sejumlah latihan gabungan lainnya, sebagai provokasi. 

Ulchi Freedom digelar di tengah meningkatnya ketegangan kedua Korea, menyusul ledakan ranjau darat yang melukai dua prajurit Korsel. Korsel menuding Korut yang menanam ranjau tersebut di area DMZ. 

Pernyataan terpisah dari Komite Reunifikasi Damai Korea (CPRK) yang mengurusi masalah perbatasan mengecam Ulchi Freedom sebagai "latihan menghadapi perang nuklir" dengan Korut. 

"Skala besar latihan gabungan tersebut dapat disebut sebagai deklarasi perang," kata CPRK, yang mengingatkan ancaman pecahnya konflik besar-besaran.



(WIL)