12 Warga Binaan Rutan Solo Jadi Pengibar Bendera Merah Putih

Pythag Kurniati    •    Senin, 17 Aug 2015 11:19 WIB
hut ke-70 ri
12 Warga Binaan Rutan Solo Jadi Pengibar Bendera Merah Putih
Foto: 12 warga binaan Rutan Kelas I Surakarta, Jawa Tengah, saat bertugas mengibarkan Merah Putih/MTVN_Pythag Kurnati

Metrotvnews.com, Solo: Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surakarta, Jawa Tengah, mengikuti upacara hari ulang tahun (HUT) ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus. Sejumlah warga binaan pun terlibat sebagai pelaksana upacara.

Pantauan Metrotvnews.com, sebanyak 12 warga binaan Rutan Surakarta tampil berbeda dari biasanya. Mereka mengenakan seragam putih dengan atribut merah di leher bertindak sebagai pengibar bendera Merah Putih.

Salah seorang warga binaan itu, Santi, 40, mengaku gugup saat bertindak sebagai pengibar Merah Putih. Ia mengaku baru pertama kali menjadi petugas pengibar bendera.

"Bangga sekali rasanya bisa berpartisipasi dalam upacara 17 Agustus 2015. Saya merasa punya arti sebagai warga negara," kata Santi usai upacara di Lapangan Rutan Surakarta, Jawa Tengah, Senin (17/8/2015).

Santi mengaku dipilih dan dilatih sebagai petugas pengibaran bendera Merah. Ia bersama 11 rekannya dilatih selama satu pekan. Malam sebelum upacara, ke12 warga binaan itu menjalani renungan dan dikukuhkan sebagai pengibar bendera seperti Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

"12 orang itu dipilih mungkin berdasar tinggi badan. Kami latihan tiap hari, pagi dan sore," ujarnya.

Ketika berlatih, Santi mengaku sedikit menemui kesulitan namun hal tersebut tak menyurutkan langkahnya. "Karena faktor usia, saya kan sudah 40 tahun, sedikit kesulitan saat baris-berbaris," katanya.

Latihan mereka tak sia-sia, 12 warga binaan tersebut berbaris penuh khidmat dalam pengibaran Sang Saka Merah Putih. Banyak petugas Rutan dan peserta upacara lainnya terharu saat Merah Putih dibentangkan.

Ketua Rutan Kelas 1 Surakarta yang juga menjadi inspektur upacara, Andika Dwi Prasetya mengatakan ini merupakan kali pertama melibatkan warga binaan menjadi pasukan pengibar bendera Merah Putih. "Setiap warga negara punya hak merayakan Hari Kemerdekaan. Mereka sebagai angkatan pertama Paskibra di Rutan ini punya hak mengibarkan sang Merah Putih," ujarnya.

Andika berharap warga binaan yang terlibat dalam upacara HUT ke-70 RI ini dapat mendalami makna Cinta Tanah Air.


(TTD)