Menkumham: Lapas Sering Menampung Narapidana di Luar Kapasitas

Renatha Swasty    •    Senin, 17 Aug 2015 13:16 WIB
penjararemisi koruptorremisi
Menkumham: Lapas Sering Menampung Narapidana di Luar Kapasitas
Menkumham Yasonna Laoly--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, banyak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang memperlakukan narapidana di luar batas kemanusiaan. Lapas seringkali menampung narapidana di luar kapasitas yang ditentukan.

"Saya membawa Ketua Komnas HAM dan anggota Komnas HAM untuk lihat lapas, dan sudah di luar batas kemanusiaan. Satu hari di lapas kita lalui di negara lain sama dengan 10 hari. Saking mengerikannya, di satu lapas, harusnya satu kamar diisi 10 orang tapi jadi diisi 50 orang," kata Yasonna di Kemenkumham, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2015).

Untuk itu, Yasonna melanjutkan pihaknya sebagai Kementerian Hukum dan HAM tak mau menjadikan lembaganya sebagai pelanggar Hukum dan HAM. Karena itu, ia mau supaya pemberian remisi tak dipandang sebagai sebuah bentuk obral.

"Sekali lagi saya katakan ini bukan obral remisi. Kalau orang telah berbuat baik, menyesali perbuatannya, dan bertobat maka wajarlah pada orang yang berbuat diberikan remisi. Negara kita bukan negara sadis, negara kita berdasarkan pancasila, kemanusaiaan yang adil dan beradab bukan negara kebengisan dan tanpa keberadaban," pungkas dia.

Pemberian remisi kata dia adalah hak tiap napi, dan apabila tak diberikan, tentu akan membuat keresahan dari narapidana. Misalnya seperti di Papua, napi mengancam akan membakar lapas bila tak diberikan remisi.

"Kira-kira dua hari yang lalu saya menerima surat dari Papua, kalau tidak diberikan remisi mereka akan bakar lapas, dan ini banyak sekarang. Apalagi coba bayangkan dengan remisi mereka bebas, tapi tidak kita berikan itu bisa menimbulkan keresahan yang sangat mendalam di lapas," pungkas dia.

Dengan memberikan revisi dasawarsa dan revisi umum itu, lanjut Yasonna, 5,681 narapidana bebas. Artinya lapas lebih leluasa.

"Berkuranglah lapas kita 5,681 orang. Ini merupakan pengurangan yang cukup signifikan, mungkin bulan depan tambah lagi. Tapi paling tidak untuk bulan ini 5,681 sudah keluar," imbuh dia.

Diketahui, 118,431 orang mendapat remisi dasawarsa hari ini. Pemberian remisi sebanyak 2-3 bulan. Sementara yang mendapat remisi umum sebanyak 75,805.

Adapun dalam pemberian remisi dasawarsa itu 2,931 orang langsung bebas, dan 2,750 orang langsung bebas setelah pemberian remisi umum.


(YDH)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

3 hours Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA