AS dan Lima Negara Eropa Kecam Aksi ISIS di Sirte

Willy Haryono    •    Senin, 17 Aug 2015 15:42 WIB
isis
AS dan Lima Negara Eropa Kecam Aksi ISIS di Sirte
Kerusakan terlihat di Kota Sirte, Libya, pada 2011. (Foto: AFP / MAHMUD TURKIA)

Metrotvnews.com, Washington: Pemerintahan Amerika Serikat bersama Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris mengeluarkan pernyataan gabungan dalam mengutuk aksi "barbar" kelompok militan Islamic State (ISIS) di kota Sirte, Libya. 

ISIS menguasai sebagian besar wilayah Sirte pada akhir Mei. Namun, pertempuran dahsyat masih terjadi di sebuah distrik bernama "neighbourhood three" di Sirte sejak Selasa. Sabtu kemarin, seperti dilaporkan kantor berita LANA, ISIS memenggal dan memajang 12 jasad tanpa kepala di Sirte. 

"Kami sangat khawatir atas adanya laporan bahwa militan (ISIS) menggempur area yang dihuni banyak orang dan melakukan aksi kekerasan untuk menebar teror di Libya," tulis pernyataan gabungan yang dirilis Kementerian Luar Negeri AS, Minggu (16/8/2015). 

"Kami ingin semua kubu di Libya "bergabung untuk melawan ancaman grup teroris transnasional yang mengeksploitasi Libya untuk agenda mereka sendiri," lanjut pernyataan itu. 

Menurut AS dan lima negara Eropa, Libya perlu membentuk suatu pemerintahan bersatu dan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk melawan ekstremisme. "Tidak ada solusi militer dalam konflik politik di Libya."

Libya terjerembab dalam kekacauan sejak diktator Moamer Kadhafi digulingkan pada 2011. 

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, pemerintah Libya mengaku tidak dapat menghadapi ISIS sendirian dan meminta bantuan internasional. 

"Pemerintah Libya tidak dapat menghalau grup teroris ini karena adanya embargo senjata. Kami meminta negara-negara Arab untuk melancarkan serangan udara (terhadap ISIS) di Sirte," ucap perwakilan pemerintah Suriah. 

"Pembantaian yang sesungguhnya sedang terjadi, dan kami meminta komunitas internasional untuk membantu," sambung dia. 

Liga Arab berencana menggelar rapat darurat mengenai aktivitas ISIS di Libya pada Selasa besok. 


(WIL)