Komunitas Onthel Solo Ingatkan Moge Tertib Berlalu Lintas

Pythag Kurniati    •    Senin, 17 Aug 2015 15:44 WIB
lalu lintassepeda motor
Komunitas Onthel Solo Ingatkan Moge Tertib Berlalu Lintas
Pengemudi sepeda onthel dari komunitas Onthel Lawas Solo melakukan aksi di titik nol, Solo, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Surakarta: Di tengah hangatnya perbincangan pengemudi sepeda mencegat pengendara motor gede (moge) di Yogyakarta, komunitas onthel di Solo melakukan aksi terkait hal itu, di Kota Solo, Jawa Tengah, pada pukul 12.00 WIB.

Lima pengemudi sepeda dari komunitas sepeda Onthel Lawas Solo melakukan aksi berkeliling dengan rute bundaran Gladag hingga Titik Nol Kota Solo sambil membawa tulisan bebunyi ‘Moge Boleh Lewat Asal Tertib’.

Mereka mengenakan pakaian khas pejuang karena bertepatan dengan hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Salah seorang anggota pengendara onthel, Didik Santosa, mengatakan jalan merupakan fasilitas bersama.

“Jalan raya kan bukan punya moge saja, jadi bolehlah lewat, asal tertib pada aturan lalu lintas,” ungkapnya ditemui usai aksi, Senin (17/8/2015).

Pengguna moge yang juga anggota Komisi II DPRD Solo, Ginda Ferachtriyawan, turut berpartisipsi dalam aksi ini.

“Seperti yang telah disampaikan, sebaiknya apa pun itu kita tetap tertib berlalu lintas. Saya berharap kejadian kemarin itu hanya salah paham. Baik yang mencegat atau yang dicegat kan tujuannya sama, ingin menggunakan jalan,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang pengemudi sepeda, Elanto Wijoyono, warga Yogyakarta, melakukan aksi yang mengundang perhatian publik pada Sabtu, 15 Agustus.

Dengan berani dirinya mencegat serombongan konvoi motor gede di simpang empat ringroad utara Condongcatur Sleman, Yogyakarta.

Elanto melakukan hal tersebut karena pengendara motor gede telah merebut hak publik dengan sembarangan menerobos rambu lalu lintas. Elanto juga menyayangkan pasukan voorijder yang terlibat mengawal konvoi motor gede tersebut.


(UWA)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

5 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA