KSAD Pastikan tidak Alergi Pemberitaan

- 04 Juni 2013 18:48 wib
KSAD Jenderal Moeldoko--ANTARA/Andika Wahyu/bb
KSAD Jenderal Moeldoko--ANTARA/Andika Wahyu/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: TNI-AD tidak alergi terhadap setiap pemberitaan di media massa sepanjang proporsional.

"TNI saat ini telah mengalami perubahan. Jika sebelum reformasi, profesionalisme adalah tuntutan masyarakat. Kini, kami yang menuntut agar (masyarakat) menjadikan kami prajurit profesional. Pemerintah telah berbuat banyak dalam percepatan profesionalisme TNI. Salah satunya ialah pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista)," kata KSAD Jenderal Moeldoko saat bersilaturahim dengan pemimpin redaksi media massa di Markas Besar TNI-AD Jakarta, Selasa (4/6).

Moeldoko mengakui masih ada beberapa indikator yang memperlihatkan arogansi prajurit. Prajurit yang merasa lebih dan kurang bisa mengangkat sikap egaliter. "Ini harus ada pembenahan. Saya harap prajurit yang santun bisa menangkap apa sebenarnya yang kami inginkan," ujar KSAD.

Oleh karena itu, lanjut KSAD, pimpinan teras TNI-AD akan terus berupaya membenahi dan mendorong setiap prajurit agar menjadi prajurit yang diinginkan masyarakat.

Moeldoko juga berharap media massa mengekspos kegiatan dan kinerja para Panglima Kodam (Pangdam). "Banyak sekali yang telah dilakukan para Pangdam tetapi tidak terekspos dengan baik. Pangdam dapat diundang untuk menyampaikan perkembangan di daerah," ungkap KSAD.

Menurut KSAD, dia melihat para Pangdam telah bekerja keras, namun tidak semua hasilnya terlihat langsung oleh masyarakat.

Acara itu juga dihadiri Wakil KSAD Letjen M Munir, Pangkostrad Letjen Gatot Nurmantyo, Pangdam Jaya Mayjen Hudawi Lubis, Pangdam III Siliwangi Mayjen Sonny Widjaya, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Sunindyo, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen Christian Zebua, Danjen Kopassus Mayjen Agus Sutomo, dan Kadispen TNI-AD Brigjen Rukman Ahmad. (Teguh Nirwahyudi)

()

KETUA Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengatakan, Selasa (22/4/2014) besok,…