Lewat Buku Misbhakhun Ingatkan Publik soal Century

K. Yudha Wirakusuma    •    Selasa, 18 Aug 2015 09:10 WIB
century
Lewat Buku Misbhakhun Ingatkan Publik soal Century
M. Misbakhun--Metrotvnews.com/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga saat ini kasus korupsi bailout Bank Century dinilai belum tuntas. Anggota DPR dari fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun bakal mengingatkan publik soal kasus tersebut lewat buku yang berjudul 'Sejumlah Tanya Melawan Lupa' dan 'Mengungkap 3 Surat SMI kepada Presiden SBY‎'.

"Niat utama saya adalah ingin mengingatkan kepada publik, bahwa ada persoalan yang serius dalam sebuah episode Bangsa Indonesia yang belum tuntas diselesaikan yaitu kasus bailout bank Century. Belum tuntasnya adalah karena menyangkut siapa dalang dari diputuskannya bailout bank Century yang melanggar hukum itu," kata Misbakhun, Selasa (18/8/2015).

Saat ini rezim sudah berganti, lanjutnya, penegakan hukum harus diteruskan. Tidak bisa berhenti begitu saja menunggu menipisnya daya ingat publik yang mulai ditumpuki oleh masalah-masalah baru yang lebih aktual. Saya hanya ingin  membuka daya ingat publik tersebut. ‎"Jangan sampai pula, daya ingat publik yang tidak panjang itu dimanfaatkan untuk mengubur kasus bailout bank century. Dalangnya harus dibongkar," terangya.

Dia mengatakan yang membedakan dengan buku soal Century yaitu mengungkap secara detail tiga surat sangat rahasia Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan ex officio Ketua KSSK kepada Presiden SBY, terkait kebijakan bailout yang dianggap melanggar hukum tersebut.

"Termasuk dalam buku tersebut diungkap Berita Acara Pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap SMI terkait kasus Bank Century," terangnya.

Peluncuran buku tersebut akan digelar di Restoran 100, Hotel Atlet Century, Pintu I Senayan, Rabu (19/8/2015) pukul 10.00 WIB. Acara ini akan dihadiri sejumlah inisiator Pansus Bank Century, dan Istri serta puteri Budi Mulya.

"Mereka akan memberikan testimoni kepada publik apa yang dirasakan oleh keluarga Budi Mulya selama dia disangkakan sebagai orang yang terlibat dalam kasus century dan sampai saat ini hanya Budi Mulya saja yang dihukum," terangnya.


(YDH)