KPK Periksa Hakim PTUN Medan Sebagai Tersangka

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 18 Aug 2015 12:09 WIB
kpk tangkap hakim ptun
KPK Periksa Hakim PTUN Medan Sebagai Tersangka
Tripeni Irianto Putro berjalan ke mobil tahanan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2015). Foto: Tripeni Irianto Putro/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap hakim PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro. Dia diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap hakim dan panitera PTUN Medan. 

"TIP diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Publikasi dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Selasa (18/8/2015).

Dalam kasus ini, Tripeni selaku ketua majelis yang memimpin sidang perkara di PTUN Medan, diduga menerima suap dari pengacara M. Yagari Bhastara Guntur alias Gerry. Selain Tripeni, KPK juga menetapkan dua hakim, yakni Hakim Amir Fauzi dan Hakim Dermawan Ginting serta seorang Panitera Ahmad Fuad Lubis sebagai tersangka.

Kemudian, KPK juga menjerat pengacara kondang O. C. Kaligis dan anak buahnya, Gerry. Kasus ini juga menyeret Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evi Susanti. Gatot dan Evi diduga otak penyuapan ini. 

Terbongkarnya suap di PTUN Medan berawal dari penanganan perkara Dana Bantuan Sosial dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara tahun anggaran 2012 dan 2013 yang menyeret mantan Kabiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis. Kasus itu disidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kasus ini sudah diputus bebas di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Berbekal putusan PT Sumut, Ahmad Fuad Lubis balik memperkarakan Kepala Kejaksaan Tinggi atas kasus yang menyeretnya melalui Gerry dari kantor pengacara O. C. Kaligis.

Ahmad menggugat kewenangan penyelidikan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam perkara tersebut ke PTUN. Perkara ini ditangani Ketua PTUN Tripeni Irianto Putro dan Hakim Amir Fauzi dan Hakim Dermawan Ginting. Ahmad Fuad Lubis pun diputus menang dalam gugatan di PTUN.

Usai membacakan putusan, Tripeni dan dua hakim, Gerry, serta panitera Syamsir Yusfan yang juga menjabat Sekretaris PTUN Medan, dicokok KPK pada Kamis 9 Juli.

Saat penangkapan, penyidik KPK mengamankan USD15 ribu dan SGD5 ribu dari ruangan Ketua PTUN Medan. Diduga kuat, mereka menerima uang suap yang diantarkan Gerry, pengacara Ahmad Fuad.


(KRI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA