Jalan Terjal Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Nasional

Meilikhah    •    Selasa, 18 Aug 2015 12:35 WIB
bahasa indonesia
Jalan Terjal Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Nasional
Mahsun. Foto: Meilikhah/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Perjalanan untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional ternyata pernah melalui jalan terjal. Hal itu dikatakan Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mahsun.

Mahsun menuturkan, sejarah Indonesia masa lalu bukan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi nasional. Bahasa Indonesia jarang digunakan di negara yang pada saat itu masih terbelah menjadi banyak kerajaan. Dalam percakapan sehari-hari, masyarakatnya menggunakan bahasa daerah. Tak ada bahasa pemersatu. 

"Bahasa daerah itu pada masanya kedudukannya sama dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara," kata Mahsun, di Balairung Kirana, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2015).

"Kerajaan di Jawa menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa nasional. Kesultanan Makassar menggunakan bahasa Makassar sebagai bahasa nasional. Bahasa Goa dan Kesultanan Bugis menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa nasional," lanjutnya.

Mahsun mengatakan, keragaman bahasa inilah yang membuat pemerintah pada saat itu kesulitan menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa kesatuan. Namun, karena kerendahan hati dan pengorbanan kerajaaan dan kesultanan akhirnya bahasa Indonesia bisa dikukuhkan sebagai bahasa nasional dan bahasa kesatuan.

"Tepat 70 tahun lalu bahasa Indonesia disepakati dalam Sumpah Pemuda. Dikukuhkan secara yuridis formal sebagai bahasa negara, pilihan bahasa yang diberi nama Indonesia," pungkasnya.

(Klik: Bahasa Inggris Makin Populer, Bahasa Indonesia Terancam Hilang)


(KRI)