Project Sunroof, Mesin Pencarian Sinar Matahari dari Google

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 18 Aug 2015 13:35 WIB
google
Project Sunroof, Mesin Pencarian Sinar Matahari dari Google
Tagline proyek ini adalah

Metrotvnews.com: Google menciptakan peta optimalisasi energi matahari, Project Sunroof. Peta ini memungkinkan Anda menemukan lokasi terbaik untuk mengumpulkan energi sinar matahari dari panel surya di atap bangunan melalui hasil penggabungan data peta dan aerial.

Mesin pencarian memanfaatkan Google Maps, struktur atap model 3D, sejarah awan, dan pola suhu yang berdampak pada generasi energi sinar matahari serta bayangan bangunan dan pepohonan di sekitar.

Saat Anda memasukkan alamat ke halaman pencarian, ia akan menampilkan peta bagian atap yang terpapar sinar matahari paling banyak. Anda juga akan disuguhkan daftar banyak sinar matahari yang dapat digunakan per tahun dari area atap tersebut, serta luas area yang tersedia untuk panel surya.

Di bagian bawah data peta, situs juga menampilkan daftar pilihan terkait dengan pendanaan pembelian panel surya, serta daftar perusahaan panel surya terdekat di area yang dipilih.



Hingga saat ini, area yang tercakup Project Sunroof masih terbatas, dengan area cakupan di antaranya San Fransisco Bay Area, Fresno, California dan Boston. Pada Bay Area, bahkan kota terdekat seperti Petaluma masih belum tercakup di peta, mempertegas keterbatasan area cakupannya.

Namun, Google mengungkapkan rencananya memperluas area cakupan pada peta hingga seluruh Amerika Serikat, kemudian seluruh dunia. Tagline proyek ini adalah "Memetakan potensi sinar matahari dunia, atap per atap."

U.S Energy Administration berharap penggunaan energi matahari terus berkembang secara domestik untuk masa depan lebih baik.


(ABE)