Luhut Kumpulkan Menko Bahas Soal Koordinasi

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 18 Aug 2015 13:42 WIB
reshuffle kabinetgaruda indonesia
Luhut Kumpulkan Menko Bahas Soal Koordinasi
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan--Metrotvnews.com/Desi

Metrotvnews.com, Jakarta: Baru sepekan dilantik dan sertijab, Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan langsung mengumpulkan semua Menteri Koordinator yang ada di jajaran Kabinet Kerja. Luhut menjadi tuan rumah pertemuan Menko, sekitar pukul 13.00 WIB.

"Rapat dengan menko," kata Luhut yang kini masih merangkap sebagai Kepala Staf Kepresidenan kepada wartawan di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2015).

Luhut mengharapkan, pertemuan bisa menjadi penjajakan keseragaman pandangan dalam menjalani tugas-tugas ke depan. Luhut enggan merinci terkait fokus agenda pertemuan kali ini. "Ya, nanti setelah rapat baru diomongin. Masa sekarang? Masalah koordinasi saja. Nyamakan bahasa. Kan kita baru," tukas dia.

Pertemuan lengkap dihadiri sejumlah menko: Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Luhut baru dilantik Rabu, 12 Agustus, dan melakukan sertijab, esok harinya. Menurut Luhut, dirinya akan banyak berkoordinasi, tidak hanya para menteri atau petinggi lembaga di bawah koordinasinya, tapi juga lintas Menko.

Sebelumnya sehari setelah dilantik, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli terlihat tak kompak. Silang kata dipicu keinginan Rizal Ramli membentuk wajah baru Garuda Indonesia ke depan.

"Kita kuasai dulu pasar regional, dalam lima sampai tujuh tahun yang akan datang. Kalau kita sudah kuat, baru kita hantam pasar internasional," imbuh dia.

Rini tersulut. Dia menimpali, soal Garuda menjadi wewenang Kemenko Perekonomian, bukan Kemenko Bidang Kemaritiman. "Jadi, jangan ada yang mencampuri Garuda di luar Kemenko Perekonomian," kata Rini seperti dilansir Antara, Kamis (13/8/2015).

Menurut Rini, saat ini Garuda sedang dalam pengembangan usaha. Sehingga, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh. Dia pun meminta Rizal tak sembarangan bicara. "Apa dasarnya (Rizal Ramli) bicara seperti itu. Apa dasarnya 'cancellation' itu. Saya rasa, janganlah bicara tanpa dasar. Segala sesuatunya bicara itu harus dengan dasar atau jangan sembarangan," kata Rini.


(YDH)