Mega Sebut Dewan Mulai Mengkhawatirkan

Surya Perkasa    •    Selasa, 18 Aug 2015 14:22 WIB
megawati
Mega Sebut Dewan Mulai Mengkhawatirkan
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri--MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik Dewan yang dinilainya sudah semakin jauh dari harapan pendiri bangsa. Semangat musyawarah dan gotong royong yang tertuang dalam Pancasila sudah semakin tergeser politik praktis.

"Emang voting itu enak sekali. Kalau banyak itu pasti menang. Ada KMP-KIH. So What? Kalau voting pasti menang KMP," kata Mega di Kompleks Parlemen Senayan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2015).

Voting memang diatur dan dijamin sistem ketatanegaraan. Namun yang dipermasalahkan Mega, ada ketidaksesuaian antara voting dengan semangat Pancasila yang digagas pendiri negara.

"Apakah itu arti republik yang sudah Merdeka 70 tahun? Itu tidak ada artinya," kritik Mega.

Mega mengaku khawatir dengan lunturnya semangat Pancasila dalam Ketatanegaraan Indonesia. Sebab, kecenderungan itu semakin menguat di Dewan. Ia menceritakan soal bagaimana presiden digulingkan karena ulah Dewan yang kian pragmatis.

Mulai dari Presiden Soekarno yang pernah didaulat sebagai Presiden seumur hidup, Presiden Soeharto yang digulingkan setelah memimpin 32 tahun, hingga Presiden Gus Dur yang digantikan Mega.

"Indonesia paling pintar melengserkan Presiden. apakah itu jati diri kita? Ketika dalam ketatanegaraan kita founding fathers sudah memilih negara yang dibangun bentuknya NKRI bukan kerajaan. Karena republik ada presiden," kata Megawati.


(TII)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

1 hour Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA