FITRA: Pengelolaan Dana Daerah Masih Terpusat

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 18 Aug 2015 14:48 WIB
apbnp2015
FITRA: Pengelolaan Dana Daerah Masih Terpusat
Foto Presiden Jokowi ketika menyampaikan keterangan atas APBN2016 ANT/kbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo telah memaparkan Nota Keuangan Rancangan Anggaran dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Namun, kalau melihat dari tujuan menciptakan nawacita kembali, Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat (Fitra, KIARA, KAU, IHCS, Yappika, dan P3M) menyatakan masih memberikan kesan nawacita setengah tiang.

Koordinator Advokasi dan Investigasi FITRA, Apung Widadi, mengatakan hal ini dinyatakannya karena kenaikan dana transfer daerah tidak diberikan secara langsung ke daerah.

"Transfer daerah memang mengalami peningkatan. Dana desa meningkat namun difokuskan pada alokasi khusus di kementerian sehingga masih terpusat," kata Apung dalam diskusi di Kedai Kopi Deli Sarinah, Jalan Sunda, Jakarta, Senin (18/8/2015).

Dalam RAPBN 2016, Apung menyebutkan peningkatan signifikan memang terjadi pada transfer ke daerah dan desa dibandingkan APBNP 2015 yakni Rp782 triliun atau naik Rp117 triliun dari Rp664 triliun.

Dari alokasi tersebut, dana transfer ke daerah sebesar Rp91 triliun dan dana desa sebesar Rp47 triliun. Kenaikan ini, Apung mengatakan patut mendapatkan apresiasi. Namun, Ia mengingatkan, dengan dana yang besar seperti ini apakah sudah ada kesiapan dari daerah sendiri dalam mengelolanya.

"Khusus untuk implementasi nawacita, masih terkesan setengah tiang, karena kenaikan dana transfer daerah tidak diberikan langsung ke daerah namun, Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui kementerian," ucap dia.

Ia menambahkan implementasi ini juga belum didukung dengan perbaikan revisi Undang-Undang perimbangan Keuangan Pusat dan daerah yang masih menciptakan ketimpangan daerah. Selain itu, daerah juga dirasa masih ketergantungan dengan pendapatan dari pusat.

"Oleh karena itu, transfer dana ke daerah harus diformulasikan lagi agar tidak terjadi ketergantungan daerah dengan pusat," pungkas dia.


(SAW)