Walau Sudah Disetujui, 7 Proyek DPR Belum Dianggarkan

Surya Perkasa    •    Selasa, 18 Aug 2015 15:32 WIB
dpr
Walau Sudah Disetujui, 7 Proyek DPR Belum Dianggarkan
Wakil Ketua DPR Fadli Zon--Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menolak menandatangani peresmian tujuh proyek modernisasi parlemen. DPR mengklaim rencana pembangunan tujuh proyek sudah disetujui pemerintah, walaupun belum seluruhnya dianggarkan.

"Saya kira (tujuh proyek) belum masuk (anggaran). Baru akan dibicarakan. Kita (DPR-Pemerintah) sudah sepakat bahwa kita butuhkan penambahan fasilitas untuk kawasan legislatif," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Fadli menilai hal ini biasa terjadi di lembaga lain. Pengembangan fasilitas, kata Fadli, diperlukan untuk menunjang kinerja.

Saat ini, jelas Wakil Ketua Umum Gerindra itu, dewan merasa fasilitas kantor sudah sangat tidak layak. Perbandingan antara fasilitas yang tersedia dan kebutuhan sudah tidak seimbang.

"Lihat saja di gedung Nusantara I. Apakah bisa bekerja atau tidak rekan-rekan anggota DPR. Sekarang sudah ada penambahan tenaga ahli," kata Fadli.

Fadli mengatakan, proyek tidak langsung dibuat serentak. Pembangunan proyek juga tidak berskala besar. Karena itu polemik tidak perlu muncul lantaran APBN 2016 juga belum selesai dibahas.

"Saya kira biayanya kecil-kecil saja. Ini bukan mencari proyeklah, melainkan kebutuhan untuk mewujudkan parlemen modern. Ini tidak ada artinya dibanding penggunaan APBN oleh pihak pemerintah. Dari APBN itu paling nol sekian persen," jelas Fadli.


(MBM)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA