Tuntaskan Kasus Gatot, Kejagung Gandeng BPK Medan

Githa Farahdina    •    Selasa, 18 Aug 2015 15:34 WIB
bansos
Tuntaskan Kasus Gatot, Kejagung Gandeng BPK Medan
Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana--Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung bergerak cepat menyelidiki kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial yang melibatkan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Penyidik Tipidsus Kejagung telah dikirim dan mulai berkoordinasi dengan BPK Medan untuk menelusuri kasus ini.

Tim penyidik akan bekerja di Medan sekitar dua hingga tiga hari. "Hari ini penyidik sedang on the spot di Medan untuk berkoordinasi dengan perwakilan BPK Sumut," kata Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana ketika dihubungi, Selasa (18/8/2015).

Tim belum bisa memutuskan tindakan apa yang akan diambil. Namun, jika dibutuhkan penggeledahan dan penyitaan, tim akan berkoordinasi dengan BPK setempat.

"Akan juga melakukan geledah dan sita pada SKPD para penerima hibah dana bansos. Intinya, penyidik akan all out mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya sebelum menetapkan tersangka (lain) dalam kasus ini," terangnya.

Kejagung berkomitmen mengusut kasus penyelewengan dana bansos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011-2013 Sumut. Meskipun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Gatot sebagai tersangka.

"Tetap lanjutlah, kan predicate crime-nya berbeda. Di KPK tetap melanjutkan penyidikan soal penyuapan yang Operasi Tangkap Tangan, kalau di sini kan berbeda, yaitu tentang kasusnya sendiri," kata Jaksa Agung H.M. Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Kasus yang dijeratkan kepada Gatot di KPK terkait perkara penyuapan di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan. Kasus yang diselidik Kejaksaan Agung adalah kasus dana bantuan sosial, yang diperkarakan di PTUN tersebut.

KPK menetapkan enam tersangka kasus suap di PTUN Medan. Penerima suap adalah Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, anggota Majelis hakim Amir Fauzi dan Dermawan Ginting, dan seorang panitera Syamsir Yusfan.

Pihak yang diduga pemberi suap adalah pengacara senior O.C. Kaligis serta anak buahnya Muhammad Bhastara Yagari Guntur. Kejaksaan Agung terus berkoordinasi dengan KPK mengusut kasus ini.

KPK menetapkan Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti dalam pengembangan penyidikan kasus suap di PTUN itu. Gatot ditersangkakan setelah KPK mengantongi dua alat bukti yang cukup pascapemeriksaan Gatot dan Evy.


(YDH)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA