Pemerintah Jepang Tekan Kenaikan Gaji Pegawai

Arif Wicaksono    •    Selasa, 18 Aug 2015 17:51 WIB
ekonomi jepang
Pemerintah Jepang Tekan Kenaikan Gaji Pegawai
Ilustrasi mata uang Yen. REUTERS/Shohei Miyano

Metrotvnews,com, Tokyo: Pemerintah Jepang telah mempertimbangkan untuk menekan sejumlah perusahaan besar dalam menaikkan gaji pegawainya di tahun depan. Sumber Reuters mengungkapkan, jika ada kenaikan gaji, maka akan menaikkan pengeluaran konsumen.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (18/8/2015), kebijakan ini selaras dengan usaha yang selama ini dilakukan Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe bahwa mereka telah menekan sejumlah perusahaan untuk menaikkan gaji selama dua tahun terakhir seiring dengan pertemuan dengan beberapa perusahaan dan serikat pekerja.

Kebijakan ini menjadi sangat penting setelah data ekonomi yang melemah di mana dikontribusikan dari ekspor dan pengeluaran konsumen. Abe telah berusaha mengatasi deflasi dan kelesuan ekonomi dan melakukan reformasi struktural, tetapi konsumen tetap stagnan dan inflasi tidak mengalami kenaikan signifikan.

Kebijakan pemerintah sebelumnya adalah dengan menaikkan gaji sejumlah perusahaan besar di Jepang, meskipun gagal dalam memperbaiki iklim perekonomian. Kebijakan ini juga mengundang kritik karena pemerintah kerap mengkritik sektor swasta.

Sektor swasta berkontribusi sekitar 60 persen dari GDP jatuh 0,8 persen di April sampai dengan Juni dari periode sebelumnya, atau jatuh dua kali dari prediksi analis.

Beberapa petinggi dari serikat pekerja mengatakan gaji telah naik secara bertahap namun masih harus menunggu data lagi dari pemerintah. Adapun untuk gaji riil telah jatuh 2,9 persen selama year on year di Juni atau merupakan penurunan tercepat dalam tujuh bulan terakhir.


(AHL)