Soal Calon Tunggal, Wakil Ketua DPR: Perppu atau Diundur

Nur Aivanni    •    Selasa, 18 Aug 2015 18:52 WIB
pilkada serentakdpr ads
Soal Calon Tunggal, Wakil Ketua DPR: Perppu atau Diundur
Taufik Kurniawan. Foto: Mochamad Irfan/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Potensi calon tunggal masih tersebar di 80 daerah yang menghelat pilkada serentak 9 Desember nanti. Itu karena daerah-daerah tersebut hanya punya dua pasangan bakal calon kepala daerah.

KPU bisa saja tak menetapkan salah satu atau bahkan keduanya sebagai calon kepala daerah jika tak lolos tahapan verifikasi. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyampaikan hanya ada dua solusi untuk mengatasi polemik tersebut.

"Kita tunggu sampai proses perbaikannya. Tentunya harus ada solusi. Solusinya tinggal dua, diundur ke 2017 atau Perppu," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8).

Adapun mengenai usulan untuk merevisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, Taufik mengatakan hal itu hanya akan berlaku bagi pilkada berikutnya. Jadi, tegas dia, bukan untuk pelaksanaan pilkada tahun 2015. "Karena revisi UU Pilkada tidak berlaku surut. Kan tahapan sudah berjalan," jelasnya.

Kendati demikian, ia mengatakan keputusan menyangkut calon tunggal harus melihat perkembangan terakhir. Jika sampai pada batas waktu yang ditentukan pasangan calon tak bertambah, maka akan ada finalisasi keputusan dari stakeholder yang berkaitan. "Pasti nanti ada keputusan bersama antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan DPR," ujarnya.

Ada beberapa substansi yang dicermati Taufik menyangkut revisi UU Pilkada. Ia menyampaikan revisi bisa memberikan kesempatan langsung kepada kepala daerah untuk memperpanjang masa jabatannya. Opsi lainnya, sambung dia, mempermudah calon independen.

Mengenai usulan penerapan bumbung kosong di daerah yang memiliki calon tunggal, Taufik tidak sependapat. Ia mengatakan hal itu masih memiliki peluang terjadinya masalah jika tetap diterapkan dalam pilkada nanti. "Kalau yang menang bumbung kosong, kan diulang lagi. Boros biayanya," tandasnya.


(KRI)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

9 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA