4 Alasan Mengapa Sektor Pariwisata Dianggap Sektor Penting

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 18 Aug 2015 20:50 WIB
pariwisata
4 Alasan Mengapa Sektor Pariwisata Dianggap Sektor Penting
Rizal Ramli (kanan) dan Salim Said (kiri) Ant/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Rali menyebutkan ada empat alasan mengapa sektor pariwisata saat ini dianggap menjadi sektor penting.

"Pertama, pariwisata penting sekali. Sektor paling gampang menciptakan lapangan kerja. Contohnya untuk meciptakan satu lapapangan pekerjaan di sektor pariwisata investasi hanya USD300. Sedangkan sektor lain USD5.000 sampai USD100.000," kata Rizal di Kantor Menko Maritim, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Kedua, kemudian Ia mengatakan dari segi linkage. Sektor pariwisata menjadi penghubung banyak sektor. Sehingga, dengan adanya pariwisata, sektor-sektor lain pun secara tidak langsung akan hidup. Lalu dengan ekonomi kerakyatan, menurutnya, sektor pariwisata dapat menciptakan ekonomi kerakyatan dengan meningkatkan kembali industri-industri kreatif.

"Kaitannya dengan sektor lain dengan ekonomi rakyat besar sekali. Karena ekonomi rakyat bagian pendukung pariwisata. Produk kreatif bisa dijual seiring dengan perkembangan pariwisata. Di Eropa selatan, di negara Italia, Spanyol, Yunani sebetulnya ekonomi yang paling besar dari sektor pariwisata," jelas dia.

Ketiga, Ia mengatakan sektor pariwisata memiliki nilai tambah yang besar. Contohnya, dalam satu objek pariwisata sektor perhubungan sangat berperan yang nantinya diharapkan menguntungkan saling simbiosis mutualisme.

"Dengan target kita 20 juta wisatawan di 2019 yang diuntungkan kan perhubungan," ucapnya.

Terakhir, keempat, terkait devisa, Ia menjelaskan banyak negara yang devisanya berasal dari sektor pariwisata.

"Kita yang 10 juta turis, mendatangkan devisa USD10 miliar. Kalau 2019, 20 juta turis, tadinya saya bilang. Targetnya 15 juta turis, tapi Pak Arif yakin 2019, 20 juta turis. Kalau itu tercapai minimal USD20 miliar devisa dari pariwisata. Akan menguatkan nilai tukar Indonesia. Apalagi kalau lebih banyak," pungkas dia.



(SAW)