Bursa Tiongkok Anjlok 6%, Wall Street Terhempas

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 19 Aug 2015 08:12 WIB
wall street
Bursa Tiongkok Anjlok 6%, Wall Street Terhempas
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Brendan McDermid

Metrotvnews.com, New York: Jatuhnya bursa di Tiongkok sebesar enam persen pada perdagangan Selasa waktu setempat menyeret pelemahan pada Walll Street.

Selain itu, jebloknya Wall Street juga didukung dari pendapatan Wal-Mart yang lemah sehingga menekan saham-saham di AS. Serta harga tembaga merosot di posisi terendahnya dalam enam tahun.

Saham Tiongkok sebelumnya jatuh di tengah kekhawatiran bahwa perusahaan mungkin akan menarik lebih banyak uang dari Tiongkok karena pertumbuhan ekonomi yang melambat. Alhasil, kondisi tersebut menurunkan pendapatan bagi perusahaan AS dan Eropa yang bergantung pada pendapatan dari Tiongkok.

Shanghai Composite Index SSEC pada Selasa ditutup turun 6,1 persen menjadi 3.749,12 dan merupakan penurunan harian terbesar sejak 27 Juli setelah pulih selama tiga hari. Sementara indeks CSI300, dari emiten terbesar di Shanghai dan Shenzhen, jatuh 6,2 persen ke 3.825,41.

Oleh karena itu, saham pengecer terbesa di dunia, Wal-Mart Stores Inc (WMT.N), jatuh 3,4 persen menjadi USD69,48, dan hambatan terbesar kedua dalam indeks saham Dow Jones Industrial Average dan S & P 500.

Reuters melansir, Rabu (19/8/2015), indeks Dow Jones Industrial Average turun 33,84 poin atau 0,19 persen ke 17.511,34, S & P 500 turun 5,52 poin atau 0,26 persen menjadi 2.096,92, serta Nasdaq Composite turun 32,35 poin atau 0,64 persen ke 5.059,35.

Sebelumnya, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,2 persen setelah mencapai level terendah sejak Juli 2013. Sementara indeks Jepang Nikkei N225 tenggelam 0,3 persen.

Sedangkan indeks Inggris FTSE 100 ditutup 0,4 persen. Indeks saham-saham terkemuka Pan-Eropa FTSEurofirst 300 meraup untuk 0,2 persen setelah sebelumnya melemah. Indeks Jerman DAX turun 0,2 persen dan Prancis CAC 40 turun 0,3 persen.


(AHL)