Ledakan Kuil di Bangkok

PM Abbott: Warga Australia Jangan Takut Pergi ke Thailand

Willy Haryono    •    Rabu, 19 Aug 2015 09:33 WIB
ledakan bangkok
PM Abbott: Warga Australia Jangan Takut Pergi ke Thailand
PM Australia Tony Abbott. (Foto: AFP / William West)

Metrotvnews.com, Canberra: Perdana Menteri Australia Tony abbott mengatakan ledakan dahsyat di luar Kuil Erawan di Bangkok, Thailand, merupakan "serangan brutal" yang jelas-jelas membidik warga tak berdosa. 

Abbott juga menyebut tidak ada warga Negeri Kanguru yang tewas atau terluka dalam ledakan tersebut, yang terjadi pada Senin malam waktu Thailand. 

"Warga Australia sebaiknya tetap pergi ke Thailand karena tujuan dari orang yang meledakkan bom di kota-kota padat penduduk adalah untuk menakut-nakuti kita. Kita sebaiknya tidak harus terintimidasi oleh hal tersebut," tutur Abbott, seperti dikutip sbs.com.au, Selasa (18/8/2015). 

Meski begitu, Abbott juga menyarankan warganya agar tetap berhati-hati saat tiba di Thailand, terutama di kota besar seperti Bangkok. 

Kepolisian Thailand memeriksa rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan seorang pria berbaju kuning di sekitar lokasi ledakan. 

Kepala junta militer Prayut Chan-o-Cha menyebut pria tersebut sebagai tersangka, yang diduga berasal dari grup anti-pemerintah. Namun kepolisian merasa yakin orang itu adalah pelakunya. 

"Pria berbaju kuning bukan hanya tersangka. Dia adalah pelaku pengeboman," ucap juru bicara kepolisian Thailand Letnan Jenderal Prawut Thavornsiri kepada Associated Press. 

Prawut merilis beberapa foto pria berbaju kuning itu, baik yang sedang menggendong tas maupun tidak, di media sosial. Serangkaian foto diambil dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, beberapa saat sebelum ledakan terjadi. 

Ledakan Bangkok telah menewaskan 22 orang, termasuk satu warga negara Indonesia, dan melukai 123 orang lainnya. 


(WIL)

Nasib Praperadilan Novanto

Nasib Praperadilan Novanto

51 minutes Ago

Secara materil gugatan praperadilan Novanto gugur sebagaimana disebutkan dalam Pasal 82 Ayat 1 …

BERITA LAINNYA