Presiden Panggil Calon Dubes ke Istana

Desi Angriani    •    Rabu, 19 Aug 2015 11:29 WIB
presiden jokowi
Presiden Panggil Calon Dubes ke Istana
Presiden Joko Widodo. Antara Foto/Akbar Nugroho

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo memanggil Hasan Bagis ke Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (18/8/2015). Hasan merupakan salah satu dari 33 nama calon duta besar yang diusulkan pemerintah ke DPR.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Metrotvnews.com pertemuan itu akan membahas rencana penugasan Bagis sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Uni Emirat Arab. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Promosi Dagang Republik Indonesia (RI) di Uni Emirat Arab.

Seperti diketahui, Presiden mengusulkan 33 nama calon duta besar ke DPR. Antara lain Bambang Antarisko, mantan Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenlu, Dirjen Protokoler Kemenlu Ahmad Rusdi dan Yuri Octavian Thamrin, yang kini menjabat Dirjen Asia Pasifik di Kemenlu.

Tak hanya itu, ada pelukis Astari Rasjid yang juga masuk dalam daftar tersebut. Kemudian, ada mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Alexander Litaay, anak pahlawan nasional Amelia Achmad Yani, dan Direktur Eksekutif CSIS Rizal Sukma.

Berikut 33 nama calon dubes yang diajukan ke DPR:

1. Hasan Bagis, untuk Uni Emirat Arab

2. Safira Machrusah, untuk Aljazair

3. Bambang Antarikso, untuk Irak

4. Husnan Bey Fananie, untuk Azerbaijan

5. Ahmad Rusdi, untuk Kerajaan Thailand

6. Yuri Octavian Thamrin, untuk Kerajaan Belgia dan merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa

7. Helmy Fauzi, untuk Republik Mesir

8. Mayjen TNI (Purn) Mochammad Luthfie Wittoeng, untuk Republik Bolivarian Venezuela

9. Mansyur Pangeran, untuk Republik Senegal

10. I Gusti Agung Wesaka Puja, untuk Kerajaan Belanda merangkap OPCW

11. Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehab, untuk Qatar

12. Ibnu Hadi, untuk Republik Sosialis Vietnam

13. Alfred Tanduk Palembangan, untuk Republik Kuba

14. Wiwiek Setyawati Firman, untuk Republik Finlandia

15. Iwan Suyudhie Amri, untuk Republik Islam Pakistan

16. Muhammad Ibnu Said, untuk Kerajaan Denmark

17. Rizal Sukma, untuk Kerajaan Inggris merangkap Republik Irlandia

18. Tito Dos Santos Baptista, untuk Republik Mozambique

19. Mohammad Wahid Supriyadi, untuk Federasi Rusia

20. Musthofa Taufik Abdul Latif, untuk Kesultanan Oman

21. R Soehardjono Sastromihardjo, untuk Republik Kenya

22. Marsekal Madya TNI (Purn) Budhy Santoso, untuk Republik Panama

23. Dian Triansyah Djani, Perutusan Tetap PBB

24. Diennaryati Tjokrisuprihatono, untuk Republik Ekuador

25. Agus Maftuh Abegebriel, untuk Kerajaan Arab Saudi

26. Amelia Achmad Yani, untuk Bosnia-Herzegovina

27. I Gede Ngurah Swajaya, untuk Republik Singapura

28. Sri Astari Rasjid, untuk Republik Bulgaria

29. R Bagas Hapsoro, untuk Kerajaan Swedia

30. Octavino Alimudin, untuk Republik Islam Iran

31. Antonius Agus Sriyono, untuk Tahta Suci Vatican

32. Eddy Basuki, untuk Republik Namibia

33. Alexander Litaay untuk Republik Kroasia.


(TRK)

Nasib Praperadilan Novanto

Nasib Praperadilan Novanto

1 hour Ago

Secara materil gugatan praperadilan Novanto gugur sebagaimana disebutkan dalam Pasal 82 Ayat 1 …

BERITA LAINNYA