Jokowi Tegaskan Tidak Revisi Program Pembangkit Listrik 35.000 MW

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 19 Aug 2015 12:51 WIB
proyek 35.000 mw
Jokowi Tegaskan Tidak Revisi Program Pembangkit Listrik 35.000 MW
Presiden Joko Widodo (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan merevisi besaran proyek pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw). Dalam hal ini, Presiden Jokowi tetap menetapkan besaran proyek pembangunan pembangkit listrik sebesar 35 ribu mw.

"Tidak (tidak akan diturunkan besarannya). Tidak. Itu memang kebutuhan. Kalau tidak mencapai itu, saya tiap ke daerah komplainnya adalah listrik. Listrik mati. Semua," tegas Jokowi, usai menghadiri pembukaan The-4th Indonesia EBTKE Conex 2015, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Dengan dasar itu, Jokowi menegaskan kembali komitmenya untuk terus mendorong agar realisasi program megaproyek itu bisa terlaksana dengan baik. Kalau pun ada kendala yang terjadi di lapangan, dirinya siap untuk turun tangan sebagai upaya keras dirinya untuk merealisasikan program tersebut.

"Saya dorong terus ini harus selesai. Sampai saya berikan contoh pembebasan lahan. Yang di Batang saja sampai saya turun tangan. Pak wapres turun tangan," ungkapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap agar proyek pembangkit listrik ini nantinya bisa dinikmati dengan baik oleh seluruh rakyat Indonesia. Karenanya, ia tak bergeming dan tetap dengan pendiriannya untuk tidak merevisi besaran pembangunan pembangkit listrik tersebut.

"Tidak akan direvisi besaran. Oleh sebab itu, kalau mau target yang gampang, target 5.000 megawatt saja lah pasti tercapai. Tapi, kalau saya kan tidak mau," pungkas dia.



(ABD)