Ini Alasan Genre Dongeng Dipilih untuk Program Literasi Sekolah

Intan fauzi    •    Rabu, 19 Aug 2015 14:09 WIB
pendidikan
Ini Alasan Genre Dongeng Dipilih untuk Program Literasi Sekolah
Kepala PPSDK Emi Emilia (Kanan)----MTVN/Intan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Emi Emilia, menyebut tidak ada kualifikasi buku di setiap jenjang sekolah untuk program literasi. Oleh karenanya, dipilihlah genre buku dongeng.

"Sebenarnya itu, makanya kita pilih dongeng," kata Emi saat ditemui Metrotvnews.com, di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2015).

Emi meniliai jika buku dongeng dapat dibaca siswa segala usia. Di samping itu dongeng juga memenuhi fungsi sastra, yaitu menghibur dan mendidik.

"Cerita itu relevan tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga dewasa makanya kita pilih dongeng. Selain itu dongeng memenuhi fungsi sastra yaitu untuk menghibur dan mendidik," terangnya.

Emi berharap dengan fungsi menghibur, anak-anak akan menjadi gemar membaca dan memahami budi pekerti dalam fungsi mendidiknya.

"Karena dongeng menghibur diharapkan anak-anak jadi suka membaca, dan mendidik budi pekertinya. Nanti kalau literasinya sudah tinggi mereka bisa baca apa saja, yang nonfiksi misalnya," pungkas Emi.

Kemarin, Kemendikbud melalui Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2013 meluncurkan sebuah gerakan literasi sekolah. Gerakan ini bertujuan menumbuhkan sikap budi pekerti luhur kepada anak lewat bahasa.

Gerakan literasi akan mewajibkan seluruh peserta didik mengawali kegiatan belajar dengan membaca literatur. Tapi literaturnya tak berhubungan dengan mata pelajaran di sekolah.
 


(TII)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

16 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA