PLN Sepakati Komitmen Pembelian Listrik Jenis EBT

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 19 Aug 2015 14:24 WIB
energi terbarukan
PLN Sepakati Komitmen Pembelian Listrik Jenis EBT
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) menyepakati komitmen pembelian listrik dari pembangkit jenis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dengan sejumlah Independent Power Producer/IPP. Kesepakatan yang dilakukan tersebut dilakukan dalam acara The-4th Indonesia EBTKE Conex 2015.

Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan PLN Syah Darwin Siregar mengatakan kapasitas total yang disepakati mencapai sebesar 622 megawatt (mw). Hal ini menunjukkan kesungguhan PLN dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan energi baru dan terbarukan.

Adapun pembangkit EBT yang disepakati pembelian tenaga listrik, yakni:

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru dengan kapasitas 510 mw di Sumatera Utara yang dikembangkan oleh PT North Sumatera Hydro Energy.
  2. PLTA Hasang kapasitas 3 X 13 mw di Sumatera Utara yang dikembangkan oleh PT Binsar Natorang Energy.
  3. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap dengan kapasitas 70 mw di Sulawesi Selatan yang dikembangkan oleh PT UPC.
  4. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gorontalo dengan kapasitas 2 megawatt peak (mwp) yang dikembangkan oleh PT Brantas Adya Surya Energi.
  5. PLTS Sumba Timur dengan kapasitas satu mwp di Nusa Tenggara Timur yang dikembangkan oleh PT Buana Energi Surya.
Darwin mengatakan, total biaya investasi untuk kelima proyek tersebut akan mencapai sebesar USD1,71 miliar. Dengan adanya kesepakatan hari ini, maka komitmen tambahan pasokan listrik melalui pembangkit EBT yang sudah tertuang dalam PPA adalah sebesar 5.014 mw.

"Dengan demikian diharapkan target penambahan pembangkit EBT 2019 sebesar 4.116 mw akan dapat dilampaui," kata Syah, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2015).


(ABD)