OJK Sebut Industri Perbankan Syariah NTB Memprihatinkan

Antara    •    Rabu, 19 Aug 2015 15:14 WIB
ojkperbankan syariah
OJK Sebut Industri Perbankan Syariah NTB Memprihatinkan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Mataram: Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) Yusri menjelaskan kondisi industri perbankan syariah di wilayah NTB cukup memprihatinkan akibat kondisi ekonomi Indonesia yang tengah mengalami kelesuan.

"Kondisi ini sebenarnya tidak hanya di NTB, tapi secara nasional," kata Kepala Kantor OJK NTB Yusri, di Mataram, Rabu (19/8/2015).

Dia mengatakan, kondisi industri perbankan syariah di NTB, yang terpuruk dapat dilihat dari indikator Non Performing Finance (NPF) atau pembiayaan macet yang mencapai angka 7,32 persen pada posisi semester I-2015. Angka itu jauh lebih tinggi dibanding posisi pada akhir Desember 2014 sebesar 4,52 persen.

Selain itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh negatif sebesar minus 12,67 persen atau dari Rp1,26 triliun pada akhir Desember, menjadi Rp1,15 triliun pada posisi akhir Juni 2014. Sementara pertumbuhan aset mengalami kontraksi sebesar minus 4,25 persen atau dari Rp2,4 triliun pada posisi akhir Desember 2014, turun menjadi Rp2,3 triliun pada akhir Juni 2015.

Sedangkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan perbankan syariah di NTB, hanya 3,22 persen pada posisi semester I-2015, jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan kredit yang disalurkan bank konvensional sebesar 6,48 persen. 

"Kondisi kelesuan ekonomi ini memang tidak begitu berpengaruh terhadap pertumbuhan penyaluran kredit bank umum konvensional," ujar Yusri.

Yusri mengaku sudah mengadakan pertemuan dengan para pimpinan perbankan syariah yang beroperasi di NTB, terkait dengan upaya untuk memperbaiki NPF yang sudah jauh melebihi ambang batas ketentuan sebesar lima persen.

"Infrastruktur perbankan syariah di NTB tidak jauh berbeda dengan konvensional. Hanya saja hemat saya sosialisasi yang harus ditingkatkan," pungkas Yusri.


(ABD)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

10 minutes Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA