Perseteruan di Pemerintah Dikhawatirkan Menurunkan Kepercayaan Pengusaha

Husen Miftahudin    •    Rabu, 19 Aug 2015 20:04 WIB
ekonomi indonesia
Perseteruan di Pemerintah Dikhawatirkan Menurunkan Kepercayaan Pengusaha
Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli. Foto MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Ahmadi Noor Supit mengatakan, ketegangan yang terjadi antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dengan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla seharusnya tidak dipublikasi di depan umum. Kalaupun ada perbedaan seharusnya masalah itu diselesaikan secara internal.

"Di dalam satu birokrasi mestinya enggak boleh ada perbedaan pendapat, pemerintah harus satu. Rizal Ramli harus tahu posisinya dia sebagai anggota kabinet. Meskipun dia benar etikanya kalau mau harus diselesaikan harus secara internal," kata dia di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Dirinya juga menyayangkan, kisruh yang terjadi justru saat kondisi perekonomian Indonesia tengah terguncang. Apalagi, nilai tukar rupiah terus terpuruk sehingga dikhawatirkan akan merusak kepercayaan pengusaha kepada pemerintah.

"Apakah pemerintah mampu menahan kurs sepaya mereka enggak membangkrutkan dirinya. Kalau ini yang terjadi, dia menyatakan dirinya bangkrut, akan terjadi PHK besar-besaran, demo pekerja bahaya sekali. Jadi harus kompak dalam keadaan apapun, enggak boleh enggak," terangnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan agar kejadian semacam ini tidak terjadi lagi. Kalaupun terjadi, dia minta pemerintah  segera menyelesaikan secara internal agar tidak mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Ini sangat disayangkan, sulit sekali memberi jaminan pemerintah bisa bekerja sekuat-kuatnya. Ini yang dikhawatirkan," pungkas dia.



(SAW)