Isu Demo Penolakan Go-Jek Mencuat, Polisi Belum Terima Surat Pemberitahuan

Damar Iradat    •    Kamis, 20 Aug 2015 07:42 WIB
gojek
Isu Demo Penolakan Go-Jek Mencuat, Polisi Belum Terima Surat Pemberitahuan
Penolakan terhadap Gojek---MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam dua hari terakhir, santer kabar bakal ada demonstrasi besar-besaran menentang keberadaan Go-Jek. Kabar tersebut berembus kencang seiring dengan makin dikenalnya layanan Go-Jek.

Demonstrasi tersebut direncanakan digelar Kamis, 20 Agustus, hari ini. Namun, pihak kepolisian membantah isu tersebut. Hingga Rabu malam, tidak ada surat izin aksi demonstrasi yang diserahkan ke polisi.

"Enggak ada (demo anti Go-Jek). Kan, kalau ada demo bakal ada surat pemberitahuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya M. Iqbal ketika dikonfirmasi, Rabu (19/8/2015) malam.

Menurut mantan Kapolres Jakarta Utara itu, kepolisian dengan Organda DKI Jakarta juga sudah berbicara perihal keberadaan Go-Jek di Jakarta yang dinilai ilegal. Pihak Organda DKI juga memutuskan untuk berbicara dengan cara musyawarah.

"Kita kemarin sudah komunikasi dengan Organda, mereka memutuskan, tidak ada gunanya demo. Jadi, mereka lebih memilih diskusi, sudah diakomodir, dan mereka puas," tutup dia.

Sebelumnya, ramai beredar lewat pesan berantai mengajak awak angkutan umum untuk melakukan demonstrasi anti Go-Jek. Dalam pesan berantai itu juga disertai imbauan kepada pengendara Go-Jek agar lebih berhati-hati karena bakal ada sweeping yang dilakukan pengendara ojek pangkalan.

Berikut isi lengkap pesan berantai demo anti Go-Jek yang mulai beredar sejak Selasa, 18 Agustus.

Diinformasikan bahwa besok rencananya akan ada demo besar besaran dari gabungan beberapa awak angkutan di kantor gubernur DKI dan istana presiden terkait dengan keberadaan Go-Jek.

Demo akan dilaksanakan selama tiga hari yang akan dihadiri oleh awak angkutan seperti:

Metromini
Bajaj
Kopaja
Taksi

Dan sebagian opang/ojek pangkalan. Para pendemo rencananya juga akan mengadakan sweeping kepada para pengemudi gojek terutama di Jalan Pemuda menuju Rawamangun.

Kepada rekan rekan semua mohon berhati hati dan waspada.



(TII)