Indonesia Terus Tingkatkan Hubungan dengan Korut

Fajar Nugraha    •    Kamis, 20 Aug 2015 07:47 WIB
70 tahun indonesia merdeka
Indonesia Terus Tingkatkan Hubungan dengan Korut
Dubes RI dan Wapres Korut rayakan Kemerdekaan RI di Pyonyang (Foto: Dok. KBRI Korut)

Metrotvnews.com, Pyonyang: Perayaan Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia di Korea Utara (Korut), menandakan eratnya hubungan kedua negara. Indonesia akan terus meningkatkan hubungan kedua negara.

Duta Besar RI untuk Korea Utara, Bambang Hiendrasto menyampaikan sambutan, antara lain mengatakan bahwa Bapak Bangsa Indonesia, Soekarno dan Muhammad Hatta, berhasil membawa Indonesia merdeka dari penjajahan dan menyatukan ratusan suku dan etnik yang masing-masing memiliki bahasa daerah ke dalam satu bangsa, satu negara dan satu bahasa persatuan–Indonesia,  berdasarkan Pancasila.

"Setelah mengalami pasang-surut dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara,  Indonesia kini menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dengan penduduk 250 juta jiwa," ujar Dubes Bambang, dalam keterangan tertulis KBRI Korut, yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (20/8/2015).

"Mengenai hubungan Indonesia dan Korea Utara, pemimpin besar kedua negara, Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung, telah meletakkan fondasi yang kokoh melalui kunjungan kenegaraan Presiden Soekarno ke Korea Utara pada  November 1964 dan kunjungan balasan kenegaraan Presiden Kim Il Sung dan Kim Jong Il ke Indonesia April 1965," lanjutnya.

Dubes Bambang mengingat kembali bahwa dalam kunjungan ke Kebun Raya Bogor, Presiden Soekarno menghadiahkan setangkai bunga anggrek yang cantik nan anggun kepada Presiden Kim Il Sung, dan diberi nama Kimilsungia. Selain itu, Presiden Kim Il Sung menerima gelar doktor honoris causa di bidang teknologi dari Univertas Indonesia.

Berbagai upaya peningkatan kerja sama bilateral telah dilakukan Indonesia dan Korut tahun ini, termasuk saling kunjung antar pejabat kedua negara dengan tingkat paling tinggi yaitu kunjungan Presiden Presidium SPA, Kim Yong Nam, ke Indonesia untuk menghadiri Peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika dan melakukan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo.

"Berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut akan memperkuat hubungan kedua negara yang terjalin baik selama ini. Untuk lebih meningkatkan kerja sama bilateral diperlukan perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan Semenanjung Korea. Untuk itu, Indonesia siap untuk bekerja sama dengan Korut guna membangun kawasan yang kondusif untuk kepentingan kerja sama kedua negara dan kawasan," imbuh Dubes.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Kil Song, dalam sambutan menyatakan bahwa setelah lepas dari penjajahan, Indonesia telah berhasil mengamankan kemerdekaan dan kedaulatan serta mewujudkan kemajuan ekonomi dan politik.

"Rakyat Korut berharap rakyat Indonesia akan berhasil mewujudkan cita-cita Indonesia Baru di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Wamenlu juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian rakyat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Korut dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea," jelas Wamenlu Ri.

Selain Wakil Presiden Presidium SPA dan Wamenlu, pejabat tinggi Korea Utara yang juga hadir pada resepsi ini adalah Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Ri Ryong Nam, Ketua Komite Hubungan Budaya Antarbangsa, Kim Jong Suk dan Wakil Menteri Olahraga, Son Kwang Ho.
(FJR)