Pemerintah Diimbau Kelola JICT Secara Mandiri

Husen Miftahudin    •    Kamis, 20 Aug 2015 11:23 WIB
pelindo
Pemerintah Diimbau Kelola JICT Secara Mandiri
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Kisruh perpanjangan kerja sama Jakarta International Container Terminal (JICT) antara Pelindo II dan Hutchison menyita perhatian mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Bondan Gunawan. Mensesneg era Presiden Abdurahman Wahid ini meminta pemerintah segera mengelola secara mandiri mengingat produktivitas pelabuhannya merupakan salah satu yang tertinggi di Asia.

"Sebagai aset stategis bangsa, JICT sudah selayaknya dikelola mandiri karena punya potensi untuk negara. Apa yang sudah bisa dikerjakan sendiri oleh putra-putri bangsa, maka tidak perlu lagi menarik investasi," ujar Bondan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2015).

Ia menambahkan, JICT merupakan gerbang ekonomi nasional, maka itu seharusnya Dirut Pelindo II menjaga iklim kerja kondusif di pelabuhan terbesar Indonesia ini. Menjaga kondusivitas juga merupakan upaya untuk selalu mendorong kinerja pelabuhan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, lanjut Bondan, sebenarnya yang disuarakan oleh Serikat Pekerja (SP) JICT bukan hanya soal kesejahteraan, melainkan juga meminta agar pemerintah menjaga aset bangsa. Potensi besar yang jika dikelola oleh bangsa sendiri akan meningkatkan pendapatan yang berimplikasi pada kesejahteraan negara.

"Apa yang disuarakan oleh SP JICT bukan hanya soal kesejahteraan tapi lebih dari itu. Bahwa kita bisa berdaulat atas aset stategis bangsa ini yang mana sejalan dengan visi Presiden," pungkas Bondan.


(AHL)