Politikus Gerindra Pertanyakan Wibawa Presiden Jokowi

Al Abrar    •    Kamis, 20 Aug 2015 11:57 WIB
Politikus Gerindra Pertanyakan Wibawa Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla--Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J. Mahesa heran atas perseteruan antara Menko Maritim dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait polemik pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt. Desmond mempertanyakan wibawa Presiden Jokowi dalam kabinet.

"Apa kah ini cermin Presiden tidak mampu memanage? Biarkan mereka (Rizal-JK) bertarung," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Dengan adanya perseteruan antara Wakil Presiden JK dan Menko Maritim Rizal, Desmond meyakini pemerintahan Jokowi amburadul. Sebab itu, menurut dia, Jokowi harus segera mengambil sikap terkait perteruan JK dengan Rizal.

Ketua DPP Gerindra ini justru meminta Jusuf Kalla meladeni ajakan Rizal Ramli untuk debat terbuka di hadapan publik. Agar permasalahan dapat diselesaikan dan tak mengganggu jalannya roda pemerintahan.

"Apa yang kita harapkan (dari Jokowi)? Ini menyangkut wibawa Presiden. Seharusnya ambil alih, jangan membiarkan," tandasnya.

Seperti diketahui Wapres JK dan Menko Maritim Rizal Ramli terlibat 'perang' komentar ihwal proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt. Rizal menantang ada diskusi terbuka untuk membahas proyek tersebut dengan JK.

Komentar Rizal ini membuat Jokowi menegurnya. Namun, Rizal membantah. Bahkan, Rizal mengaku, sempat bersalaman dan berbincang dengan Jusuf Kalla di sela-sela sidang kabinet paripurna siang tadi.

Namun, akhirnya Menko Maritim berdamai dengan Wapres JK usai dimediasi Presiden Joko Widodo. Sebelumnya Rizal juga sempat ditegur, karena polemik perdebatan pembangunan listrik 35.000 megawatt.

"Saya saja tadi sudah salaman kok sama pak JK. Biasa saja," kata Rizal seusai menghadap Jokowi di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu 18 Agustus 2015 kemarin.

Wapres JK terlibat 'perang' dengan Menko Maritim Rizal Ramli,--Foto: Dok/Istimewa

Rizal mengaku perdamaian itu terjadi begitu saja di depan Presiden Joko Widodo sesuai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden. Ia mengaku menyapa JK di hadapan jajaran menteri Kabinet Kerja.

"Di depan presiden, salaman begini. Habis sidang kabinet, saya salam 'Hei pak JK apa kabar'," tutur mantan menteri era Abdurrahman alias Gus Dur ini.

Presiden Jokowi sebelumnya mempertemukan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli guna menyelesaikan konflik di antara keduanya.
(MBM)