DPD Sebut Tatanan Stok Pangan Penyebab Tidak Stabilnya Harga

Anggitondi Martaon    •    Kamis, 20 Aug 2015 12:44 WIB
dpd
DPD Sebut Tatanan Stok Pangan Penyebab Tidak Stabilnya Harga
Wakil Ketua Komite II DPD Ahmad Nawardi -- ANT/Izaac Mulyawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Belum maksimalnya tatanan stok pangan, menjadi salah satu penyebab tidak stabilnya beberapa harga pangan di beberapa daerah. Pemerintah diharapkan dapat merevisi UU tentang pangan karena masih lemah.

"Mungkin ada yang salah perencanaan dalam UU Pangan. Sangat jelas ini ada yang salah urus dalam tatanan stok," kata Wakil Ketua Komite II DPD Ahmad Nawardi dalam diskusi kenegaraan dengan topik Reshuffle: Solusi Stabilkan Gejolak Harga Pangan? di Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Senator asal Jawa Timur ini berpandangan, penambahan anggaran pertanian yang dilakukan pemerintah belum mampu mengatasi krisis pangan.

"Ironisnya anggaran pertanian naik 11 persen. Ini menjadi pertanyaan, ke mana anggaran pertanian ini? Di jaman Jokowi, anggaran pertanian ini luar biasa," terangnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron yang juga hadir dalam diskusi kenegaraan tersebut menyarankan agar pola distribusi dan tata niaga turut diatur untuk menjaga komoditas pangan.

"Impor ditujukan ke daerah defisit yang tidak tersuplai kebutuhan dalam negeri. Semuanya ada di peraturan pemerintah. Nah, kalau dia (produsen) tidak nurut, cabut ijin, denda atau pidana. Tetapi peraturan menterinya dikeluarkan dulu untuk membatasi itu," kata Herman.


(NIN)