Kemendagri Akan Terbitkan Kartu Anak Indonesia

Pythag Kurniati    •    Kamis, 20 Aug 2015 15:01 WIB
anak indonesia
Kemendagri Akan Terbitkan Kartu Anak Indonesia
Zudan Arif Fakrullah, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri berkunjung ke Rumah Dinas Wali Kota Solo, Kamis (20/8/2015). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Surakarta: Demi kemudahan akses anak-anak ke layanan pendidikan, kesehatan hingga perbankan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menerbitkan Kartu Anak Indonesia (KAI). Keperluan administratif cukup diselesaikan dengan satu kartu.

Pernyataan itu dikemukakan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah dalam kunjungannya ke Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Kamis (20/8/2015).

“Kita mengunjungi Kota Solo untuk belajar, sebab Kota Solo telah menerapkan Kartu Insentif Anak. Beberapa kota dan kabupaten juga telah menerapkan kartu ini seperti di Malang, Yogyakarta serta Kabupaten Bantul,” ungkapnya.

KAI diperuntukkan bagi semua warga Indonesia berusia 0-17 tahun. Kartu ini berisi data Nomor Induk Kependudukan, nama anak, tempat dan tanggal lahir, dan anggota keluarga. Bahkan, ada data tambahan seperti prestasi dan hobi untuk mengetahui potensi anak Indonesia.

Kartu ini diklaim bisa meningkatkan kesejahteraan anak Indonesia. Pemegang KAI dimungkinkan dapat potongan harga ketika mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan layanan lainnya.

“Selain itu anak-anak akan lebih mandiri. Jika sakit, mereka bisa ke puskesmas sendiri, cukup membawa kartu ini. Ke bank membuka rekening juga cukup bawa kartu ini. Orang tua pun tidak perlu susah membawa KK (kartu keluarga) ke mana-mana,” jelasnya.

Kemendagi akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pengadaan KAI. Pengajuannya dilakukan melalui sekolah-sekolah, karang taruna serta PKK. “Tahun depan kita akan merancang sekurang-kuangnya 50 kabupaten/kota di Indonesia sebagai percontohan, kita terapkan itu sampai lima tahun ke depan hingga 514 kabupaten/kota di Indonesia bisa menerapkan Kartu Anak Indonesia,” pungkas Zudan.


(SAN)