Pedagang Ayam Tak Jualan, Aher: Please Jangan Mogok

Jaenal Mutakin    •    Kamis, 20 Aug 2015 15:58 WIB
daging ayam
Pedagang Ayam Tak Jualan, Aher: <i>Please</i> Jangan Mogok
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. (Metrotvnews.com/Jaenal Mutakin)

Metrotvnews.com, Bandung: Gubernur Jawa Barat Ahmad 'Aher' Heryawan berharap pedagang daging ayam tidak melakukan aksi mogok jualan. Sebab, akan merugikan masyarakat banyak.

"Saya harap jangan mogok. Apapun keadaannya, tidak harus mogok, please pedagang jangan mogok. Saya mohon," jelas Aher usai membuka acara Diskusi Penegakan Hukum Tata Ruang, di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/8/2015).

Aher mengatakan, pihaknya sudah menelusuri beberapa penyebab tingginya harga daging ayam saat ini. Salah satunya, disebabkan oleh adanya pengurangan produksi ayam umur satu hari (DOC/day old chick). Menurut Aher, produsen mengurangi DOC lantaran khawatir ada penurunan permintaan daging ayam pascalebaran.

"Saya sudah telusuri, penyebabnya itu DOC-nya dikurangi oleh produsen yang khawatir setelah lebaran ada permintaan yang turun, sehingga dampaknya baru sekarang ini terasa," katanya.

Aher meminta perusahaan DOC menormalkan kembali produksinya. Sehingga, para pedagang bisa beraktivitas dengan normal. "Ke depan kita ingin perusahaan DOC menormalkan kembali DOC tersebut kepada masyarakat, jangan sampai ada kelangkaan dan pengurangan, (tapi) ditambah," kata Aher.

Terkait dengan aksi mogok jualan para pedagang daging ayam, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Termasuk mengantisipasi bila terjadi aksi sweeping dan pengadangan distribusi daging ayam.

"Kalau sweeping kita punya polisi dan tentara. Tentunya, yang melakukan pengadangan di jalan, itu harus ditindak," kata Aher.


(SAN)