Penerapan Kartu Insentif Anak di Solo Perlu Dibenahi

Pythag Kurniati    •    Kamis, 20 Aug 2015 18:28 WIB
anak-anak
Penerapan Kartu Insentif Anak di Solo Perlu Dibenahi
Foto ilustrasi anak-anak. (MI/Palace Amalo)

Metrotvnews.com, Surakarta: Sebagai salah satu kota yang telah menerapkan Kartu Insentif Anak (KIA), Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah masih perlu berbenah. Pasalnya, belum semua anak di Kota Solo memiliki KIA.
 
“Saat ini dari 136.000 baru 49.300 anak di Kota Solo yang memegang Kartu Insentif Anak. Namun, dari segi kerja sama stakeholder kita mengalami kemajuan yakni dari 20 menjadi 51 stakeholder. Ada toko buku, layanan kesehatan, pendidikan, fasilitas olahraga dan lain sebagainya,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Surakarta, Suwarta, saat menerima kunjungan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (20/8/2015).

KIA merupakan kartu yang diklaim untuk memajukan kesejahteraan anak-anak di Kota Solo. KIA telah diterapkan mulai Desember 2009 didasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 21 Tahun 2009. Dengan kartu ini, anak-anak dapat menikmati potongan harga ketika mengakses fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga pariwisata.

Untuk memaksimalkan jangkauan KIA pada seluruh anak di Kota Solo, Suwarta mengaku akan mengoptimalkan kerja sama dengan berbagai pihak seperti sekolah-sekolah, PKK dan Karang Taruna. 

Untuk pendaftaran, kata Suwarta, hanya perlu mengisi formulir permohonan KIA, pas foto 2x3, fotocopy akta kelahiran, KK dan KTP orang tua. "Biayanya gratis, seperti yang tadi Pak Dirjen bilang semua layanan catatan kependudukan itu gratis,” tutupnya.

KIA Kota Solo akan dijdikan contoh oleh Kemendagri untuk membuat Kartu Anak Indonesia di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.


(SAN)