Sultan Minta Pemkot Yogya Robohkan Hotel Ilegal

Patricia Vicka    •    Kamis, 20 Aug 2015 19:15 WIB
hotel
Sultan Minta Pemkot Yogya Robohkan Hotel Ilegal
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengkritik keras para pengelola hotel yang berani beroperasi tanpa mengantongi izin. Pemerintah Kota Yogyakarta diimbau berani bertindak tegas pada pengelola hotel bandel.

"Saya imbau agar Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan pembenahan atau tindakan tegas. Kalau ndak ada izin bangun ya dirobohkan saja. Selesai," tutur Sultan di Kantor Kepatihan (Kantor Gubernur) Yogyakarta, Kamis (20/8/2015).

Ia mulai jengah dengan maraknya pembanguan hotel di Kota Pelajar itu. "Saya berharap tidak terlalu banyak hotel di sini. Karena ini bukan Bali. Saya minta ditutup (pemberian izin hotel)," tegasnya.

Kendati demikian, ia tidak punya wewenang untuk menindak pengelola hotel ilegal, karena wewenang ada di tangan pemerintah kota. "Izin pembangunan dan IMB hotel di Kota Yogyakarta ada di pemkot bukan di provinsi. Sedangkan izin pendiri PT ada di pemerintah pusat. Saya hanya bisa mengimbau saja," jelasnya.

Sultan mengaku akan menyampaikan permasalahan ini kepada Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. "Nanti saya tanyakan ke wali kota. Hotel juga jangan dibangun di permukiman warga. Sehingga warga tidak perlu menjual tanah ke mereka," tutupnya.


(SAN)