Alhamdulilah, Korban PHK Bisa Cairkan JHT

Mufti Sholih    •    Kamis, 20 Aug 2015 19:51 WIB
bpjs ketenagakerjaan
<i>Alhamdulilah</i>, Korban PHK Bisa Cairkan JHT
Illustrasi BPJS. ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menuturkan revisi Revisi PP Jaminan Hari Tua (JHT) & Permenaker turunannya selesai. Dalam waktu dekat para pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat mencairkan JHT dengan masa tunggu lebih singkat ketimbang PP sebelumnya. 

“Pada  1 September 2015 pekerja yang berhenti bekerja bisa cairkan JHT dengan masa tunggu hanya satu bulan, nantinya akan ada revisi PP JHT Nomor 46/2015 menjadi PP Nomor 60/2015, diikuti dengan Permenaker 19/2015 sebagai turunannya,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/8/2015). 

Dia juga menjelaskan revisi ini dengan syarat tertentu. Namun ini sifatnya sangat administratif seperti halnya kartu BPJS. Beberapa yang akan digunakan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) serta keterangan resign dari perusahaan. Dia juga mengatakan yang kena PHK maupun meninggal juga menyisakan sejumlah persyaratan. 

“Teknis lebih lanjut nanti diatur oleh BPJS ketenagakerjaan. Namun intinya per 1 September 2015 klaim JHT bisa dilakukan. Masa tunggu satu bulan itu diperlukan agar perubahan status pekerja terekam di Disnaker maupun BPJS,” kata dia.  

Dia menjelaskan perusahaan harus lapor ke disnaker dan BPJS. Hal ini untuk mengupdate data pekerja di BPJS sehingga tidak menambah masalah ketika pekerja mengurus klaim dan kepesertaan dia masih aktif karena belum ada laporan mengenai terjadinya PHK atau pengunduran diri. 

“Bagi yang kena PHK atau berhenti bekerja bisa cair penuh 100 persen, karena revisi PP JHT memang dilakukan untuk mengakomodir aspirasi sebagian pekerja yang menghadapi masalah PHK. Tapi bagi yang masih aktif bekerja atau istilahnya pekerja aktif, ketentuan dalam PP JHT masih sama dengan dapat mencairkan sebagian JHT-nya apabila memenuhi syarat kepesertaan minimal 10 tahun,” kata dia.  

 


(SAW)