Puluhan Teman Eko Rela Menunggu di RS Carolus

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 21 Aug 2015 03:16 WIB
penggusuran kampung pulo
Puluhan Teman Eko Rela Menunggu di RS Carolus
Puluhan teman Eko di pelataran UGD St. Carolus--M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Eko Prasetyo, 22, korban yang diduga salah tangkap dan salah hajar oleh sejumlah oknum Satpol PP menjalani operasi bedah, Jumat (21/8/2015) dini hari. Puluhan temannya tampak menunggu Eko di Rumah Sakit Carolus, Salemba, Jakarta Pusat.

Pantauan Metrotvnews.com di lokasi pukul 00.41 WIB, puluhan teman Eko satu kampungnya tampak duduk bersila di halaman parkir depan unit gawat darurat RS Carolus. "Kami rela menunggu di sini, karena dia orang yang baik. Rajin salat di Musala, dan suka bantu orang tuanya dagang," kata Richard Aditia Putra saat ditemui Metrotvnews.com.

Richard bersama puluhan teman lainnya sudah berada di RS Carolus sejak pukul 16.00 WIB. Mereka semua satu kampung dengan Eko di Jalan Jatinegara Barat Gang Banten, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Gang Banten ini, bersebelahan langsung dengan Kampung Pulo.

Eko, mahasiswa D3 BSI ini, menjadi bulan-bulanan oknum Satpol PP lantaran dituduh sebagai provokator. Fauzan, teman Eko lainnya, menolak Eko dituduh sebagai provokator. Kata Fauzan, Eko hanya terjebak di tengah kericuhan saat penggusuran Kampung Pulo.

Saat itu, kata dia, Eko hendak menjemput adiknya yang masih duduk di kelas 2 SD. Namun, secara tiba-tiba oknum Satpol PP memukul Eko. Hal itu berdasarkan dari sejumlah foto yang ia dapatkan.

Sekedar diketahui, Eko Prasetyo, 22, sempat diamankan di Polres Jakarta Timur. Namun, karena kondisi Eko yang penuh dengan luka di bagian kepala, Eko pingsan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Carolus sekitar pukul 14.30 WIB.


(AZF)