Di Hadapan JK, Mantan Menko Ekuin Tagih Janji Kampanye

Roni Kurniawan    •    Jumat, 21 Aug 2015 15:16 WIB
jusuf kalla
Di Hadapan JK, Mantan Menko Ekuin Tagih Janji Kampanye
Ginandjar Kartasasmita. (Antara/Widodo S Jusuf)

Metrotvnews.com, Bandung: Ketua Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan, Ginandjar Kartasasmita menagih janji kampanye ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara Kongres Paguyuban Pasundan Ke-42 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/8/2015).

Di atas podium, Mantan Menko Ekuin era Soeharto itu mengatakan program revolusi mental dan nawacita disuarakan pasangan Jokowi-JK saat Pilpres 2014 lalu, hingga kini belum terasa.

"Pada pemerintah, kami tagih janji kampanye nawacita yang dalam satu tahun belum tampak terasa. Dan juga program revolusi mental ditunggu penjabaran dalam keteladanan pejabat. Diharapkan dapat bergerak cepat karena namanya juga revolusi, kalau lambat itu namanya evolusi," ujar Ginandjar saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia diambang kecemasan. Beberapa bahan pokok naik, nilai tukar rupiah melemah serta krisis ketahanan pangan menghantui. Terlebih di Jawa Barat, sejak satu bulan terakhir tercatat ada 12 ribu pekerja terkena PHK.

"Saat ini masyarakat dihinggapi kecemasan, terutama masalah ekonomi. Seperti di Jabar saja terjadi PHK 12 ribu pekerja dalam waktu sebulan. Selain itu, nilai tukar rupiah menurun, investasi kurang. Itu indikasi yang menunjukkan ekonomi kita kritis," imbuhnya.

Mantan ketua Dewan Perwakilan Daerah (2004-2009) itu mengkhawatirkan kondisi Indonesia akan seperti tahun 1997. "Gejala yang ada sekarang terlihat seperti 1997 lalu, meskipun tidak sama. Tapi kali ini pemerintahan lebih stabil dan demokratis. Yang pasti pemerintah harus kompak saling menunjang, mendukung sehingga menimbulkan ketenangan pasar dan kepercayaan dari masyarakat," pungkasnya.


(SAN)