Ahok: Jangan Mimpi Jakarta Beres Kalau Kampung Pulo Tak Beres

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 21 Aug 2015 21:25 WIB
penggusuran kampung pulo
Ahok: Jangan Mimpi Jakarta Beres Kalau Kampung Pulo Tak Beres
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. (Foto:MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahja Purnama tak gentar melanjutkan penggusuran di Kampung Pulo. Tindakan ini diambil agar Jakarta bisa menjadi kota yang lebih baik.

"Makanya sekarang bagi saya kalau Kampung Pulo enggak bisa beres, jangan pernah mimpi Jakarta beres. Semua normalisasi sungai akan mundur. Apapun harganya saya akan bongkar," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Mesan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015).

Ahok bilang, tak semua warga rusuh saat di relokasi. Perlawanan warga yang berakibat kerusuhan hanya dilakukan segelintir orang. Oknum ini tak senang dengan adanya sistem pendaftaran rusun yang baru.

"Buktinya ada keluarga yang mau pindah sebelum lebaran. Yang marah ini yang punya petak rumah. Berhak marah nggak sudah nyewain rumah di atas tanah negara?," ucap suami Veronica Tan tersebut.

Bahkan, Ahok menilai seharusnya warga bersyukur karena sudah menikmati tanah negara selama berpuluh-puluh tahun. Apalagi, mereka yang mengontrakkan rumah itu tak membayar pajak kepada Pemerintah Daerah.

"Harusnya kamu bersyukur udah menikmati nyewain rumah di atas tanah negara tanpa bayar pajak," tukas Ahok.


(DRI)